Breaking News:

PRAHARA DEMOKRAT

Kepengurusan Partai Demokrat Kota Batam Alami Perpecahan

Kami menolak pelantikan PAC-Demokrat se-Kota Batam dan tidak sah menurut ADRT partai.

Laporan Tribunnews Batam, Zabur Anjasfianto 

TRIBUNNEWSBATAM.COM,BATAM - Sejumlah Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat (PD) Kota Batam keberatan dengan adanya pelantikan ketua PAC PD se-Kota Batam, Kamis (28/3/2013) mendatang. Karena masa bhakti masing-masing PAC PD yang ada baru berakhir pada Nompember 2013 mendatang. 

Sesuai dengan ADRT PD, maka sebelum berakhir kepengurusan masing-masing PAC PD, maka selayaknya, pergantian harus menunggu masa bhakti pengurus defenetif itu berakhir. 

Demikian disampaikan Jukof Juswardy Sihite, Ketua PAC defenitif Partai Demokrat (PD) Kecamatan Sagulung, Batam, yang mewakili ketua PAC PD Galang, Apandi Madun, Ketua PAC PD, Bulang, Mursalim, Ketua PAC PD Belakang Padang, Budi, Ketua PAC Kecamatan Sekupang Carles Siahaan, Ketua PAC Batu Ampar, Saleh Taubah dan ketua PAC Sei Beduk Viktor Manik Male. 

Jukof Juswardy Sihite mengaku Sesuai dengan ADRT partai dan SK yang diterimanya sebagai ketua PAC PD Sagulung, maka pelantikan ketua PAC PD se-Kota Batam itu, tidak sah. Dan dirinya menolak adanya dualisme kepengurusan partai di masing-masing PAC. 

"Kami menolak pelantikan PAC-Demokrat se-Kota Batam dan tidak sah menurut ADRT partai," tegas Jukof. Menurutnya, SK kepengurusan PAC belum dicabut, malah ingin melantik kepengurusan baru. Apalagi kewenangan ini terjadi saat PD sedang menghadapi prahara besar.  

"Kami sayangkan ketika Partai Demokrat ada masalah nasional, seharusnya kader menjaga konsilidasi internal di dalam. Sesuai dengan arahan Bapak SBY, ketua pembina, untuk mengedepankan cara berpolitik yang santun. Dengan adanya pelantikan PAC PD yang baru maka ada dualisme kepengurusan," terangnya. 

Dia mengancam akan menggelar aksi demo setelah PD menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Bali. "Kita menghormati, KLB dulu. Nanti kita baru gelar aksi demo," katanya. (*)
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved