PRAHARA DEMOKRAT

Putri Gus Dur Dijagokan Jadi Wakil Ketua Umum Demokrat

Usianya masih muda, 39 tahun, namun Yenny Wahid, mendapat kepercayaan menduduki posisi posisi penting.

Jabatan yang segera diembannya putri presiden keempat Abduurahman Wahid itu adalah wakil ketua umum Partai Demokrat, mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono.

Setelah partai yang didirikannya Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru tidak lolos Pemilu 2014, Yenny merapat ke Partai Demokrat.

Informasi untuk menduduki jabatan nomor dua pada partai berlambang bintang mercy itu dikemukakan Anggota Dewan Pembina Demokrat Achmad Mubarok, Minggu (7/4/2013). Ia telah mendengar sinyal positif Ketua Umum Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) itu merapat ke Demokrat.

"Saya sudah mendengar dan sepertinya positif masuk Demokrat," kata Mubarok kepada TRIBUNnews.com.

Menurut Mubarok, Yenny merupakan sosok yang cerdas dengan nama besar di belakangnya. Hal itu bisa menjadi pertimbangan Yenny menduduki jabatan wakil ketua umum.

"Dia itu pintar dan keluarga Gus Dur," kata Mubarok, mantan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat.

Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid alias Yenny Wahid merupakan putri kedua pasangan mendiang Gus Dur   Shita Nuriyah Wahid. Dia malang melintang di panggung politik. Pernah menjabat Sekjen PKB, Ketua Umum PKB pro Gus Dur.

Belakangan dia mendirikan Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru namun tidak lolos verifikasi KPU untuk Pemilu 2014. Dia juga pernah dekat dengan Presiden SBY dengan jabatan staf Khusus Bidang Komunikasi Politik, sebelum mundur untuk konsentrasi mengurusi konflik PKB pro Gus Dur versus PKB Muhaimin.

Mubarok menjelaskan untuk menjadi wakil ketua umum Demokrat harus memiliki sejumlah kriteria. Kriteria itu antara lain anggota DPR, pengurus Demokrat, pengurus partai lain dan tokoh masyarakat.

"Yenny masuk kedalam kriteria pengurus partai lain dan tokoh masyarakat," imbuhnya.

Halaman
123
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved