Tragis! Usai Menembak Istri, Budi Langsung Bunuh Diri

Diduga Budi menembak kepala istrinya itu kemudian bunuh diri dengan cara menembak kepalanya sendiri.

Tragis! Usai Menembak Istri, Budi Langsung Bunuh Diri
Tribunnewspalembang.com/Istimewa
FOTO KELUARGA - Pasangan suami istri, Budi Satria (29) dan Martalia (19), dan Raihan (2,5). Budi dan Martalia ditemukan tewas berpelukan di ranjang dalam kamar rumah di Perumahan Talang Kelapa, Blok 4, RT 28/07, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang Alang Lebar (AAL), Palembang, Sumatera Selatan, Senin (15/4/2013) sekitar pukul 15.00 WIB.

Semalam rumah tipe 36 itu ramai dikunjungi tetangga dan sanak keluarga. Raihan hanya bisa merengek minta digendong. Tetangga dan sanak keluarga sedih melihat bocah yang masih mengira kedua orangtuanya sedang tidur.

"Raihan mengatakan kalau mamanya sedang bobo. Tidak tahu siapa yang akan mengasuhnya. Neneknya (ibu Lia, red) dalam perjalanan dari Sekayu ke Palembang," jelas Amel, tante korban.
Sempat Dinasehati

Menurut Malizon, Ketua RT 28, Budi dan Lia baru tiga bulan tinggal di rumah kontrakannya sekarang. Sebelumnya, kedua pasangan itu tinggal sekitar 200 meter dari rumah ditempati sekarang.

"Budi itu memang jarang pulang. Ia bekerja sebagai sopir pribadi bos perkebunan sawit. Orangnya memang pendiam dengan warga lain, tetapi selalu ramah dengan saya," jelas Malizon kepada Tribun Sumsel.

Malizon mengakui, Lia yang merupakan bungsu dari tiga bersaudara pernah bercerita memiliki masalah rumah tangga. Malizon tak menanyakan detil masalahnya, namun menasehati keduanya.

"Saya waktu itu nasehati agar keduanya yang belum lama berumah tangga harus saling mengalah. Sebab, keluarga yang baru terbentuk itu banyak sekali cobaan," ujar Malizon mengulangi nasehatnya waktu itu.

Kedua jenazah dibawa ke kamar mayar RSMH Palembang. Petugas Forensik, Dr Indra NS SpF, mengatakan bahwa berdasarkan pemeriksaan sementara jenazah Lia terdapat luka tembak di kening dan mayat Budi luka tembak di kepala kanan tembus ke kiri.

"Baru itu hasil dari pemeriksaan sementara, karena pihak keluarga tidak memperbolehkan untuk visum dalam, hanya visum luar saja," katanya.

Kapolsekta Sukarami Palembang, Kompol Imam Tarmudi, membenarkan kejadian tersebut. Namun untuk kejelasannya masih didalami lagi oleh pihaknya.

"Barang bukti adalah sebuah pistol rakitan laras pendek. Mengenai motif dan kejelasannya, saat ini pihak kami masih mendalami lagi kasus ini," ucap Imam. (tribun sumsel/wan/khr/mg3)

Editor:
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved