Selasa, 9 Juni 2026

TRAGEDI SMPN 28 BATAM

Herizon Was-was Dijemput Paksa, Hari Ini Diantar ke Mapolresta

Kepala Sekolah SMPN 28 Batam menjalani perawatan selama dua hari di rumah sakit tersebut setelah berniat bunuh diri meminum racun antiserangga.

Tayang:

Kisah Herizon sebelum dilarikan ke rumah sakit pada Rabu dinihari masih menjadi teka-teki. Namun secuil informasi sempat mencuat. Di antaranya Herizon sempat menulis surat untuk keluarganya. Kepada keluarganya ia menyatakan tidak melakukan hal sebagaimana yang dituduhkan belasan siswinya.

Tentang adanya surat pesan khusus itu juga dibeberkan oleh Wakil Wali Kota Batam, H Rudi SE MM. Ditemui di sela-sela peresmian pelantar dan dermaga Desa Air Raja, Batam, Rudi menyatakan bahwa pria kelahiran Padang Panjang itu sempat menuliskan surat curahan hati kepada istri dan anak anaknya. Ia pun menyatakan prihatin dengan kondisi yang dialaminya.

"Eh, kalian tahu tidak, bapak itu sempat menulis surat untuk anak dan istrinya sebelum masuk rumah sakit. Kasihan benar dia," ujar Rudi.

Rudi memang tidak membeberkan secara detil isi surat yang ditulis Herizon tersebut. Tetapi ditegaskan Rudi, intinya Herizon berniat menjelaskan apa yang menjadi keyakinannya.

"Bukan surat wasiat. Itu pernyataan lah sama keluarganya, kalau dia nggak melakukan hal itu (pencabulan). Sudah lah jangan dibahas lagi, itu amanat orang. Mana bisa saya kasih tahu," terang Rudi. (mau/ane/apr/tyn)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved