ANAK HILANG DI BATAM

Pak Kapolda, Bagaimana Nasib Kami

Demonstran dari PKNTT mengadakan teatrikal di Mapolda Kepri, Senin (22/4) mengadu kepada Kapolda.

Pak Kapolda, Bagaimana Nasib Kami
tribunnewsbatam.com/septyan m rohman
MENANGIS DI POLDA- Beberapa orangtua korban menangis saat aksi teaterikal dilakukan di depan halaman Mapolda Kepri, Senin 22 April 2013.
Laporan Tribunnews Batam, Septyan M Rohman

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Massa yang tergabung dalam PKNTT mendatangi Mapolda Kepri Senin (22/4). Dalam aksinya, massa sempat melakukan aksi teatrikal yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur.

Suasana yang tadinya ramai, seketika pecah manakala orang tua dari para korban menangis melihat aksi teatrikal yang dilakukan di depan Mapolda Kepri. "Bapak Kapolda, jangan tidur Bapak. Bagaimana nasib anak kami," ujar seorang orator. Senin (22/4).

Sebelumnya, massa yang berada di depan pintu masuk Mapolda Kepri meminta agar orasi dilakukan di depan aula Mapolda Kepri. Massa sebelumnya sempat akan membuka secara paksa untuk merangsek masuk ke dalam Mapolda Kepri.

"Kami hanya ingin menyuarakan aspirasi. Kami ingin lakukan di halaman Kantor Kapolda untuk sampaikan aspirasi kami," ujar salah seorang koordinator aksi. Kapolresta Barelang, Kombes Pol Karyoto tampak berusaha menenangkan di dalam kerumunan massa mengatakan, massa diperbolehkan untuk memasuki area Mapolda Kepri untuk melakukan orasi.

"Dengan catatan tertib. Silahkan orasi tidak apa-apa. Jangan sampai hubungan kita yang sudah baik, ternodai," ujar Karyoto.  Sayang, Kapolda Kepri yang dinantikan tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas di Jakarta. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved