ANAK HILANG DI BATAM

Ribuan Warga PKNTT Demo Tuntut Ungkap Hasil Autopsi 4 Bocah

Ribuan warga PKNTT Kota Batam menggelar unjuk rasa damai di Mapolresta Barelang dan Mapolda Kepri, Senin (22/4).

Ribuan Warga PKNTT Demo Tuntut Ungkap Hasil Autopsi 4 Bocah
tribunnewsbatam.com/argyanto
FOTO DOKUMEN- Keluarga dan kerabat bersedih dan mendoakan empat bocah yang sudah dikafani, Sabtu 2 Maret 2013 sebelum dimakamkan di TPU Sei Temiang.
Laporan Tribunnews Batam, Hadi Maulana

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM-  Ribuan warga yang tergabung dalam Persatuan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PKNTT) Kota Batam menggelar unjuk rasa damai di Mapolresta Barelang dan Mapolda Kepri, Senin (22/4). Mereka menuntut hasil autopsi terhadap 4 jasad bocah segera diungkap secara transparan.

Penemuan 4 bocah dalam kondisi tak bernyawa dalam mobil rongsokan di Pasar Cik Puan Sei Panas Batam tanggal 28 Februari 2013 hingga kini masih menyisakan misteri. Demonstran menuntut polisi untuk segera mengungkap secara transparan hasil autopsi labfor.

Pantauan Tribunnews Batam di Mapolresta Barelang, sekitar pukul 10.24 WIB rombongan  warga PKNTT tiba di Mapolresta Barelang dan tidak berlangsung lama langsung melanjutkan perjalanan ke Polda Kepri, tepatnya pukul 10.34 WIB.

Dalam kurun 10 menit itu, melalui oratornya sejumlah warga PKNTT berharap agar pihak kepolisian tidak tidur dalam mengusut kasus temuan 4 bocah tersebut.  Mereka yakin, 4 bocah itu meninggal karena dibunuh atau dihabisi dulu di luar baru kemudian dimasukkan ke dalam mobil rongsokan.

"Kami yakin dibunuh, sebab kalau tidak dibunuh kenapa sampai saat ini hasil  autopsi organ tubuhnya tidak keluar," kata orator dari aksi damai masyarakat PKNTT. Mereka mendesak segera diungkap dan mengancam akan menurunkan massa lebih banyak lagi.  "Kami bukan orang yang tidak berpendidikan, jadi jangan coba-coba untuk membodoh-bodohi kami," ungkap oratornya.

Setelah mengeluarkan semua keluhannya, masyarakat PKNTT langsung menuju ke Polda Kepri dengan dikawal Patwal. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved