Breaking News:

Ribuan Situs di Jawa Timur Dibobol Jember Hacker Team

Jember Hacker Team, menjadi terkenal tidak hanya di kalangan hacker namun juga orang yang tidak mengerti dunia hacker.

Kepada Surya, Wildan mengaku biasanya memberitahu admin laman yang dimasukinya dan memberinya surat pemberitahuan kalau keamanan di website yang dikelolanya lemah.

“Tetapi kalau web-web gak penting sih enggak. Kalau web milik pemerintah atau sekolah, biasanya saya beritahu atau saya tambahi keamanannya tanpa mereka tahu,” ujar Wildan sambil tersenyum.

Wildan sendiri dalam be­r­bagai kesempatan kepada Surya membantah bahwa dirinya salah satu anggota inti JHT.

Situs lain yang pernah dimasuki anggota JHT adalah milik Universitas Jember (Unej). Sebelum kasus Wildan merebak Januari lalu, website Unej dimasuki sang hacker. Si hacker memberitahu kalau keamanan website Unej lemah.

“Kebetulan saya yang menerima pemberitahuan. Hacker itu bilang kalau keamanan di web Unej lemah. Saya menjawab email itu, bilang terimakasih kemudian saya sampaikan ke bagian TI dan celahnya diperbaiki. Tetapi tidak sampai dirusak,” ujar staf Humas Unej, Iim Fahmi Ilman.

Ketika dilacak, diketahui kalau orang yang memasuki situs Unej adalah seorang anggota JHT. Pascakejadian itu, Kepala UPT TI Unej Sudarko Phd menawari pengurus JHT untuk menjadi karyawan freelance, khusus menjaga keamanan laman juga server Unej.

“Saya tawari pengurusnya, agar ada anggota yang bisa bantu di sini, tetapi ternyata tidak mau,” ujar Sudarko.

Penelusuran Surya, selain di Jember, masih banyak lagi hacker di Malang dan Surabaya yang mempunyai keahlian di atas rata-rata. Mereka semua butuh wadah dan tempat aktualisasi diri, sehingga bakat hebatnya tidak salah penggunaan. (surya/uni/idl)

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved