Luka Bakar Serius Sebabkan Apeng Meninggal
"Informasinya seperti itu, saya mendapat kabar kalau Apeng meninggal di Malaysia baru saja (11.00 WIB),
Laporan Tribunn Batam, Eko Setiawan
TRIBUNBATAM,TANJUNGPINANG - Setelah menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit yang ada di Malaysia, Apeng, pria yang melakuakn bunuh diri setelah cekcok dengan istrinya akhirnya menghembuskan nafas.
Dari informasi yang dihimpun Tribun, Dibawanya Apeng ke rumah sakit di Malaysia setelah mengalami luka bakar yang cukup serius dimana sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Tanjungpinang.
Arno, salah satu kerabat Apeng yang dikonfirmasi Tribun membenarkan kabar meninggalnya korban.
"Informasinya seperti itu, saya mendapat kabar kalau Apeng meninggal di Malaysia baru saja (11.00 WIB)," ucap Arno lagi.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Benny alias Apeng (33) melakukan aksi nekat bakar diri menggunakan minyak tanah, Selasa (21/5) sekitar pukul 19.30 WIB di Jalan Basuki Rahmat samping Sekolah Pelita Nusantara Tanjungpinang. Akibat kejadian itu, badan Apeng gosong dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Tanjungpinang.
Hendra tetangga korban mengaku, Selasa siang itu, Apeng dan Eka istrinya terlibat pertengkaran sekitar pukul 14.30 WIB. "Kami siang melihat dia bertengkar. Tak tahu juga apa penyebabnya. Karena sore kami sudah pulang kerja dan tak tahu lagi bagaimana kelanjutannya," kata Hendra pekerja bengkel tralis di samping ruko milik Apeng.
Sebelum pertengkaran, Hendra melihat ada dua orang pria yang datang ke rumah Apeng. Saat itu, pasangan suami istri itu sempat adu mulut.
Para tetangga yang berada di dekat tempat itu tidak berani melerai karena mereka merasa itu urusan keluarga orang. Pertengkaran sempat berhenti ketika kedua orang pria yang datang tersebut pergi.
"Mereka sempat berhenti setelah dua orang tadi pulang. Kami tahu dia pulang karena kami melihat sendiri," ucap Hendara lagi.
Tak lama kemudian, kedua orang tersebut balik lagi ke ruko Apeng. Adu mulut kembali terjadi, malahan ketika itu Apeng hendak bunuh diri dengan cara meloncat dari lantai tiga. Beruntung ketika itu, Eka istri Apeng berhasil menghentikan aksi nekat Apeng. Apeng ditarik dan tidak jadi bunuh diri.
"Siang itu memang dia sempat hendak bunuh diri dengan cara meloncat dari ruko lantai tiga. Aksinya gagal karena dihentikan oleh istrinya. Setelah itu kami tak tahu lagi bagaimana ceritanya," ucap Hendra. Ternyata pertengkaran suami istri ini tidak sampai di situ saja. Selasla malam Apeng harus dilarikan ke RSAL karena luka bakar yang dialaminya.
Pantauan Tribun di ruko yang ditempati Apeng dan istrinya tampak tertutup dan dikunci menggunakan gembok besi. Selain itu, di depan ruko diberikan garis polisi.
Diduga Terlilit Utang
PIHAK kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh Apeng. Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Memo Ardian mengatakan, sampai sekarang keluarga korban masih bungkam dan belum mau memberikan keterangan.
"Kita sudah berupaya meminta informasi kepada pihak keluarga, tapi mereka masih bungkam," kata Memo kepada Tribun, Rabu (22/5) siang.
Memo juga membenarkan bahwa saat ini, Apeng dibawa ke Singapura. Kondisi korban sangat parah, luka bakar di sekujur tubuhnya membuat korban harus dirujuk ke Singapura. Informasi terakhir yang diperoleh Tribun, motif percobaan bunuh diri ini diduga karena korban terlilit hutang.
"Itu baru dugaan sementara dari informasi beberapa orang di lapangan yang kita mintai keterangan," terang Memo.
Diketahui, korban sudah dua kali berniat bunuh diri. Yang pertama dengan cara hendak meloncat dari lantai tiga ruko dan kedua dengan cara melumurkan dirinya dengan lem Canggoro (untuk lem kayu) setelah itu membakar dengan menggunakan korek api.
Akibat kejadian tersebut, ruko lantai tiga milik Apeng sempat terbakar dan satu unit mobil pemadam kebakaran juga disiagakan untuk mematikan api. Sedangkan korban yang terbakar dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan mobil ambulans.
"Memang ada percobaan bunuh diri atas nama Apeng. Sekarang kita masih melakukan penyelidikan apa motif dari itu semua," ucap Kasubag Humas Polres Tanjungpinang AKP Imawan Rantau, Rabu (22/5) siang.
Informasi yang dihimpun Tribun di RSAL Tanjungpinang, Apeng sudah dirujuk ke Singapura atas permintaan keluarganya. "Tadi dibawa ke Singapura. Itu atas permintaan keluarga korban" ucap penjaga di RSAL. (koe)