Kisah Agustina Si Wanita Berjenggot

Di Kampung Tanah Merah, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, ada seorang ibu dua anak memiliki jenggot khas.

Kisah Agustina Si Wanita Berjenggot
Tribunnewsbatam.com/Taufan Wijaya
Agustina (38) warga Kampung Tanah Merah, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau ini dari awal lahir hingga menikah, memiliki jenggot. 

Laporan Tribunnews Batam, Muhammad Ikhsan

BINTAN, TRIBUN - Jenggot memang identik dengan kaum pria. Namun di Kampung Tanah Merah, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, seorang ibu dua anak justru punya sejumput jenggot khas yang dipeliharanya hingga kini.

Menjadi wanita berjenggot. Itulah identitas yang melekat pada diri Agustina (38). Dari awal lahir hingga menikah, wanita murah senyum ini mengaku tak ada yang aneh dengan wajahnya.

Namun sejak anaknya berusia tiga tahun, di suatu pagi, Agustina menyadari ada bebarapa bulu yang tumbuh di dagunya. Hal itu bermula sejak 15 tahun lalu.

Awalnya, istri dari Samen (40) ini mengaku ditumbuhi bulu biasa. Namun lama kelamaan bulu-bulu itu tumbuh subur dan bahkan panjang layaknya jenggot.

Tina pun mulai risih, bahkan pernah ia pernah mencukur jenggotnya tersebut. Namun saat itu, entah iya atau tidak, upaya mencukur jenggotnya ini justru berbuah kesialan.

"Saye pernah haid tapi tak berhenti hingga 3 bulan sehabis mencukur jenggot. Saye tak tahu penyakitnye ape. Yang jelas Haid saye berhenti setelah jenggot saye tumbuh lagi. Sejak itu saye tak pernah cukur jenggot sampai habis, paling cuma dirapikan dan dipendekkan saja," ujar Tina, saat dijumpai Tribun di rumahnya di RT 04/02, Desa Penaga, Rabu (17/7/2013).

Punya jenggot, menjadikan Tina cukup terkenal di Desa Penaga. Perlahan namun pasti, ia berupaya untuk menghilangkan rasa mindernya itu. Kini Tina pun bisa berbaur biasa, walau tetap banyak yang memperhatikan jenggotnya tersebut.

Ibu dari Azizah (19) dan Fauzan (3,8) ini punya segelumit cerita tak mengenakkan bagaimana ia melakoni pribadi sebagai wanita berjenggot. Ia mengaku jarang bepergian ke acara kenduri atau nikahan. Bahkan sempat takut keluar rumah dan bergaul.

Tapi itu dulu. Kini Agustina mengaku cuek dengan pandangan orang yang tertuju ke dagunya. "Ye macam mane lagi. Tak keluar rumah kite tak bisa ape-ape juge kan? Nak diliat orang saye selambe (cuek) aje ke sana kemari. Pas nonton bola di Kampung Bukit Batu pun tak peduli saye," tukasnya sambil tertawa.

Halaman
123
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved