Bos SCI Melarikan Diri

General Manajer SCI Dikabarkan Kabur?

Rudi, General Managur (GM) PT SCI, dikabarkan meninggalkan Batam. Kaburnya Rudi karena kemelut SCI yang belum kunjung selesai persoalannya.

Laporan Tribunnews Batam, Muhamad Munirul Ikhwan

BATAM, TRIBUN - Rudi, General Managur (GM) PT SCI, dikabarkan meninggalkan Batam. Kaburnya Rudi karena kemelut SCI yang belum kunjung selesai persoalannya. Atas isu santer ini, Sodikin, Ketua PUK FSPMI SCI mengaku kaget atas kabar itu.

Menurutnya, informasi yang ia dapatkan Sabtu (3/8/2013)), GM SCI, Rudi tidak kabur. Akan tetapi sedang berobat ke Singapura dan akan pulang ke Batam paling lambat pada 6 Agustus 2013 mendatang.

"Memang setahu saya dia sering berobat ke Singapura jauh hari sebelum kejadian ini," tutur Sodikin kepada Tribun, Sabtu (3/8/2013).

Ia juga menambahkan seandainya memang benar GM SCI tersebut kabur dan menjual rumahnya maka PUK FSPMI SCI menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang. Selain itu ia berharap instansi yang berwenang dapat menyelesaikan dengan bijak.

Namun apakah berobatnya GM SCI ke Singapura gara-gara ngedrop menghadapi kasus PT SCI? Menurut Sodikin hal tersebut bisa saja terjadi.

Namun walaupun GM SCI kabur ia tetap optimis proses penyelesaian hak buruh tetap akan berjalan. Bahkan sampai saat ini FSPMI pusat juga sudah melaporkan hakl tersebut ke Kementrian Tenaga Kerja dan Dubes Indonesia untuk Jepang.

Selain itu FSPMI pusat juga sudah berkoordinasi dengan International Metalworkers’ Federation (IMF), yakni sebuah serikat buruh metal internasional. Dan IMF sudah melakuakan proses sesuai tugasnya di Jepang.

"Kita kan punya pimpinan pusat dan mereka juga sudah bekerja begitu juga dengan sarikat pekerja metal internasional (IMF)," tuturnya.

Sedangkan terkait aksi yang dilakukan karyawan SCI, Sodikin juga mengatakan memang untuk tahap awal target karyawan memang hanya mencari bantuan untuk mengurangi beban menjelang lebaran.

Oleh karenanya para karyawan hanya memusatkan tuntutan dan aksintya ke DPRD Batam dan Pemko. Barulah setelah lebaran ia dan kawan-kawan akan mendesak BP Batam untuk mempercepat proses penyelesaian masalah karyawan SCI.

"Kita memiliki wakil rakyat dan pimpinan daerah. Jadi kenapa kita tekankan aksi di DPRD dan Pemko itu karena memang target awal. Namun setelah lebaran baru kita desak pihak BP Batam," katanya.

Ia juga sangat bersyukur atas usaha yang dilakukan oleh wakil wali kota yang turun langsung memberikan bantuan. Walaupun melibatkan Badan Amil Zakat (BAZ) Batam ia menilai hal tersebut wajar dilakukan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved