Breaking News:

Kantor USJ Batam Memanas

Wali Kota Batam: Mari Kita Menahan Emosi!

Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan mengharapkan semua pihak dapat menahan diri dalam kerusuhan di PT Usda Seroja Jaya (USJ), Sabtu (3/8/2013).

Editor:
Tribunnewsbatam.com/Argianto DA Nugroho
Petugas sedang mengambil sidik jari di lokasi kerusakan PT Usda Seroja Jaya (USJ), Batam, pada Sabtu (3/8/2013). 

BATAM, TRIBUN - Wali Kota Batam, Drs H Ahmad Dahlan MH, mengharapkan semua pihak dapat menahan diri. Pernyataan Dahlan menyikapi adanya kerusuhan yang terjadi di PT Usda Seroja Jaya (USJ), Dapur 12, Sagulung, Batam, pada Sabtu (3/8/2013) pagi.

Orang nomor satu di Batam ini tak ingin hal-hal yang tak diinginkan terjadi. Tentunya hal itu akan berpengaruh pada keamanan dan pembangunan di Kota Batam.

"Kasus ini sudah ditangani yang berwajib. Menurut saya itu kesalahpahaman saja. Belum mendalami sekali. Mungkin capek kerja, jelang Lebaran bisa macam-macamlah," ucap Dahlan di sela-sela kegiatan buka bersama Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) dan Praja IPDN asal Batam, Sabtu, (3/8/2013) sore di Hotel Pusat Informasi Haji, Batam Center.

Ditanya kemungkinan lantaran hak-hak pekerja tak dibayarkan perusahaan, Dahlan menepis alasan itu. Ia tak percaya jika perusahaan besar yang bergerak di bidang galangan kapal masih menahan hak-hak karyawannya menjelang Lebaran ini.

"Bukan karena hak-hak mereka tak dibayar. Kalau digalangan, Insya Allah tidak. Justru mereka di atas Upah Minimun Kota (UMK)," katanya berpendapat.

Ia berharap masih dalam momentum Ramadan ini, masing-masing pihak dapat saling memahami dan menghormati satu sama lain. Apalagi sebentar lagi jelang Lebaran dan memasuki 17 Agustus, hari kemerdekaan Indonesia.

"Jalan damai antar pihak terkait. Saling menghormatilah. Perusahaan nggak akan berjalan tanpa tenaga kerja yang baik. Di sisi lain perusahaan punya will atau kebijakan yang baik. Jadi baik mandor, manajer, dan lain sebagainya bisa saling menghormati satu sama lain," pinta Dahlan.

Ia juga mengajak masing-masing pihak dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batam bersama. Caranya yakni dengan menjaga keamanan dan situasi kondusif di Batam.

"Besok akan ada pertemuan lanjutan lagi. Mudah-mudahan ada titik temu. Kapolres yang fasilitasi. Pekerja tak usah khawatir, kami akan cari solusi terbaik," janjinya.

Terpisah, Kapolda Kepri, Brigjen Drs Endjang Sudrajat mengatakan bahwa ia tak yakin penyebab kerusuhan di PT USJ hanya karena masalah busi motor. Pasalnya kemarahan buruh dengan merusak kantor dan enam unit mobil dan satu unit bus karyawan karena persoalan sepele.

Oleh karena itu ia akan melakukan penyelidikan lebih lanjut kasus tersebut. Bahkan ia akan meminta keterangan pemilik perusahaan dan persatuan buruh terkait kejadian tersebut.

"Kalau hanya masalah busi buruh seperti ini ya kemungkinan kita tak bisa pastikan. Sekarang kita sedang selidiki," ujar Endjang usai melihat kerusakan di lokasi, Sabtu (3/8/2013). (wie/iwn)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved