Kantor USJ Batam Memanas

Mobil Bos PT USJ Dibakar Karyawan

PT Usda Seroja Jaya Shipyard (USJ) di Dapur 12 Sagulung, Batam, pada Sabtu (3/8/2013 pagi masih beraktivitas normal.

Mobil Bos PT USJ Dibakar Karyawan
Tribunnewsbatam.com/Argianto DA Nugroho
Petugas sedang mengambil sidik jari di lokasi kerusakan PT Usda Seroja Jaya (USJ), Batam, pada Sabtu (3/8/2013). 

"Memangnya kami ini siapa yang harus mengikuti perintahnya, padahal apa yang disuruhnya itu semua tidak masuk di akal. Lagian kami lebih tahu tentang apa yang semestinya kami kerjakan," kata seorang pekerja lainnya kepada Tribun yang masih tampak kesal usai amuk massa itu.

Pihak Resmob Polresta Barelang juga mengakui bahwa kemarahan buruh berawal pada hari Jumat (2/8/2013) di mana karyawan bernama Anju Sinaga terlibat debat sengit dengan petugas KD.

Saat itu Anju Sinaga melaporkan kepada securiti bernama Rinto bahwa tutup busi motornya hilang saat berada di tempat kerja. Bukannya mendapat pertolongan atau saran yang mengenakkan, Anju malah dibentak security itu. Alhasil adu mulut pun tak bisa dihindarkan.

Selanjutnya pada Sabtu, (3/8/2013) sekitar pukul 07.30 WIB Anju masuk kantor dan harus melalui pemeriksaan securiti dan petugas KD Rinto. Rinto pun memanggil dan menegur Anju dengan kasar.

Tak terima dengan sikap KD karyawan pun melapor ke manajemen. Sayangnya, pihak manajemen tak menanggapinya sehingga karyawan langsung mendatangi petugas KD dan mengamuk.

Polisi Kewalahan

Alex Marpaung, sekuriti PT Usda Seroja Jaya yang tidak termasuk anggota KD, mengaku sempat ketakutan dengan kejadian Sabtu pagi. Meski bukan mereka yang menjadi sasaran, namun ia trauma.

"Tidak bisa kami bayangkan, sebab bukan satu dua yang mengejarnya (KD) melainkan seluruh karyawan. Dan yang membuat saya ketakutan KD tersebut malah lari ke arah saya dan spontan langsung saya larikan ke office agar dia aman. Tapi tetap dikejar," ungkapnya.

Ratusan karyawan terus mengejar petugas KD tersebut ke kantor. Saat itulah kemarahan kian memuncak. "Ya kemudian menghancurkan office. Sejumlah staf manajemen juga ikut berhamburan menyelamatkan diri keluar kantor," katanya.

Beruntung ada dua anggota Brimob yang berjaga di pos sekuriti bagian depan, sehingga ratusan karyawan berangsur-angsur terkendali. Tak lama berselang, bantuan dari Polsek Sagulung dan Batuaji tiba. Para karyawan pun segera diminta bubar dan pulang.

Halaman
1234
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved