Breaking News:

Embarkasi dan Debarkasi Batam 2013

450 Jemaah Calon Haji Bertolak Pagi Ini

Kelompok terbang pertama jemaah calon haji Embarkasi Haji Batam, Kepri, diberangkatkan pagi ini, sekira pukul 10.00 WIB.

Tribunnewsbatam.com/Candra P. Pusponegoro
Anggota Komisi IX DPR RI, Prof Dr Hj Dinajani H Mahdi MD PhD (biru) didampingi Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Drs H Handarlin H Umar (kanan) saat mengecek counter pelayanan gelang tanda jemaah di Asrama Haji Batam Center, Senin (9/9/2013). 

BATAM, TRIBUN - Kelompok terbang (kloter) pertama jemaah calon haji (JCH) Embarkasi Haji Batam, Provinsi Kepri, diberangkatkan pagi ini, Selasa (10/9/2013) sekira pukul 10.00 WIB. Kloter perdana ini didominasi JCH asal Provinsi Kepri. Seperti dari Kabupaten Natuna, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kabupaten Lingga, Kabupaten Bintan, dan Kota Batam.

Sebelum diberangkatkan, JCH asal Kabupaten Natuna dan Anambas sudah tiba di Asrama Haji Batam pada Sabtu (7/9/2013) dan CJH Lingga pada Minggu (8/9/2013) kemarin. Sedangkan Senin (9/9/2013) JCH asal Kabupaten Bintan dan Kota Batam sudah masuk ke asrama. Kedatangan para tetamu Allah ini untuk mengikuti serangkaian kegiatan wajib sebelum berhaji.

Rinciannya, JCH Natuna 42 orang, Anambas 11 orang, Lingga 55 orang, Bintan 77 orang, dan Kota Batam 259 orang. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kepri, Drs H Handarlin H Umar. Setibanya di asrama, jemaah memeroleh berbagai pelayanan. Seperti makan siang, cek kesehatan terakhir, dan pemberian gelang khusus haji.

Selain itu, mereka juga diberikan paspor dan dokumen perlengkapan haji, kegiatan manasik, dan sejumlah uang bekal selama berhaji (living cost). Selama prosesi berlangsung, kegiatan ini dipantau langsung oleh anggota Komisi IX DPR RI, Prof Dr Hj Dinajani H Mahdi MD PhD dan puluhan petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kota Batam.

Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Kepri, Drs H Mazdjad mengatakan, pelayanan kepada jemaah menggunakan sistem one stop service. Yakni kesiapan masing-masing counter untuk melayani jemaah. Seperti counter living cost, paspor dan dokumen, gelang jemaah, layanan kesehatan, dan counter lain-lainnya.

“Insya Allah Selasa (10/9/2013) berangkat. Seluruh proses sudah dilakukan dengan baik,” ujar Drs H Mazdjad kepada Tribun Batam, Senin (9/9/2013).

Saat berada di counter pelayanan paspor dan dokumen perjalanan, Prof Dr Hj Dinajani H Mahdi MD PhD langsung memeriksa sejumlah paspor dan dokumen perjalanan milik beberapa jemaah. Ia ikut praktik memasangh gelang tanda jemaah kepada Risti, salah satu jemaah. Selama mengawasi, Dinajani berpesan agar jemaah tetap konsen ibadah dan menjaga kesehatan.

“Sangat baik pelayanan di asrama haji, semua mengikuti sistem dan prosedur. Saya berpesan agar jamaan mengikuti semua petunjuk petugas sehingga dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan pulang ke Tanah Air dalam kondisi sehat,” ujar Prof Dr Hj Dinajani H Mahdi MD PhD, di sela-sela tugas pengawasan.

Adapun mengenai kedatangan jemaah dari Kabupaten Lingga yang lebih cepat sehari dari jadwal Surat Perintah Masuk Asrama (SPMA) karena masalah teknis. Harusnya, jika sesuai SPMA, mereka tiba asrama pada Senin (9/9/2013). Kenyataannya, jemaah sudah tiba sejak Minggu (8/9/2013). Petugas Embarkasi Batam tetap melayani sesuai standar pelayanan yang baik.

“Kedatangan jemaah Lingga karena teknis, mereka diminta datang lebih awal ke asrama. Sebab perjalanan Lingga cukup jauh dari Batam dan alasan kondisi cuaca yang kurang bersahabat,” ujar Drs H Handarlim H Umar, Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Kepri.

Dijelaskan Handarlin, kloter pertama Embarkasi Batam berangkat Selasa, (10/9/2013) menggunakan pesawat Saudi Arabian Airlines dengan nomor penerbangan SV 5205 dari Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, sekira pukul 10.00 WIB. Pesawat ini akan mengangkut jemaah dan petugas haji sebanyak 450 orang.

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved