Breaking News:

Embarkasi dan Debarkasi Batam 2013

Sembilan Jemaah Calon Haji Jambi Ditunda

Pada kloter 2 jemaah calon haji Provinsi Jambi, sembilan orang jemaah ditunda keberangkatannya.

Tribunnewsbatam.com/Candra P. Pusponegoro
Wakil Gubernur Provinsi Jambi, Drs H Fachrori Umar, memberikan bendera merah putih kepada salah satu CJH Kota Jambi, di Asrama Haji Batam, Rabu (11/9/2013). 

BATAM, TRIBUN - Wakil Gubernur Provinsi Jambi, Drs H Fachrori Umar melepas keberangkatan jemaah calon haji (CJH) kelompok terbang (kloter) 2 di Asrama Haji Batam, Rabu (11/9/2013).

Kloter ini merupakan jemaah yang berasal dari Kota Jambi berjumlah 443 orang. Hanya saja, dalam kloter ini sembilan orang jemaah ditunda keberangkatannya.

Tiga sakit di daerah, tiga hamil, dan tiga lainnya menunda karena alasan lain. Kesembilan jemaah itu Fatmidawati binti Wahab Abdillah, Sapareng bin H Patong Jallo, Ilyas bin Muhammad Ali Kuris, dan Sarina binti Muhammad Saidi.

Kemudian Lukman bin Abdullah, Maryani binti Muhammad, Yelimai binti Mansyur, Muslim bin Ahmad Sanusi, dan Novita Riani binti H Abdul Majid.

“Terdapat dua orang jemaah yang mutasi masuk dari kloter 1 ke kloter 2, yakni Eva Marhaini binti Muhammad Samin dan Suharto Abu bin Abu Bakar yang berasal Batam,” ujar Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Drs H Mazjdad, Rabu (11/9/2013).

Pada kloter 2 ada keistimewaan tersendiri. Jemaah yang seharusnya meninggalkan Tanah Air pukul 9.30 WIB harus diberangkatkan lebih cepat tujuh menit dari jadwal yang sudah ditetapkan panitia.

 Rombongan ini menyusul kloter perdana yang akan tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, Arab Saudi dihari yang sama sekitar pukul 14.20 waktu setempat.

“Alhamdulillah lebih cepat take off-nya. Insya Allah Selasa (22/10/2013) sekira pukul 11.05 WIB mereka sudah kembali ke Tanah Air. Selama di Tanah Suci, JCH kloter 2 akan menempati pemondokan di wilayah Jarwal, maktab 19 dengan nomor rumah 406,” rinci Mazdjad.

Fachrori Umar dalam sambutannya di hadapan ratusan tetamu Allah mengatakan, saat pelaksanaan ibadah haji memerlukan kerja sama dan kekompakkan seluruh jemaah.

Orangtua membimbing dan mengayomi yang muda. Sedangkan anak-anak muda membantu para orangtua. Dengan kerja sama yang baik, prosesi ibadah haji akan berjalan dengan lancar dan menyenangkan.

Halaman
123
Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved