Breaking News:

Embarkasi dan Debarkasi Batam 2013

Jemaah Kloter 8 Dapat Tambahan Uang Saku

Jemaah calon haji (JCH) yang sudah berada di lingkungan Asrama Haji Batam Center harus mengikuti ketentuan karantina berlaku.

Tribunnewsbatam.com/Candra P. Pusponegoro
Drs H Kamaruddin, ketua kloter 8 menerima bendera merah putih dari Bupati Inhil, Riau, DR H Indra Muchlis Adnan SH MH MM saat pelepasan CJH kloter 8 di Aula Keberangkatan, Asrama Haji, Batam Center, Selasa (17/9/2013). 

BATAM, TRIBUN - Ketua Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Provinsi Kepri, Drs H Handarlin Haji Umar menegaskan, para jemaah calon haji (JCH) harus mengikuti ketentuan karantina berlaku.

Utamanya mereka yang sudah tiba di Asrama Haji Batam Center. Selama di asrama, seluruh aktivitas akan dikontrol oleh puluhan petugas PPIH Embarkasi Batam.

Penegasan ini disampaikan Handarlin menyikapi jemaah yang diketahui melanggar aturan. Salah satunya keluar dari asrama haji tanpa izin atau menerima makanan dan minuman dari tetamu yang mengunjunginya.

Selama ini, setiap pengunjung yang masuk dan keluar asrama selalu dicek oleh petugas keamanan haji yang berada di pos keamanan pintu utama asrama haji.

Tujuan pengecekan dan menanyakan identitas pengunjung sesuai dengan mekanisme yang sudah diterapkan oleh PPIH.

Jika kedapatan pengunjung yang tidak memiliki identitas dan kepentingan, maka yang bersangkutan tidak boleh masuk ke asrama haji. Ditegaskan Handarlin, asrama haji harus ‘steril’ dari kunjungan orang-orang yang tidak dikenal (OTK).

“Bukan tidak boleh masuk atau berjumpa dengan jemaah, tapi harus ikut aturan yang ada. Area pertemuan sudah kami sediakan di halaman asrama, sehingga pertemuan jemaah dengan keluarga atau temannya cukup dilakukan di sana. Dengan sistem seperti ini, kondisi asrama haji akan tertib dan nyaman,” ujar H Handarlin H Umar kepada Tribun, Selasa (17/9/2013) malam.

Selain itu, alasan tidak diperkenankan jemaah menerima makanan dan minuman dari luar karena alasan kesehatan. Seluruh makanan dan minuman dari luar belum diseleksi oleh tim kesehatan PPIH.

Jika terjadi gangguan pencernaan jemaah misalnya, tentu akan merepotkan yang bersangkutan. Untuk itu, pengunjung boleh membawa makanan atau minuman tapi bukan untuk diberikan kepada CJH.

Hingga Selasa (17/9/2013), lanjut Handarlin, delapan kelompok terbang (kloter) sudah diberangkatkan menuju Arab Saudi dengan total jemaah 3.563 orang.

Halaman
123
Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved