Maaf! Kami Tak Ingin Kembali Ke Malaysia

Dinsospam memulangkan 26 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bermasalah.

Maaf! Kami Tak Ingin Kembali Ke Malaysia
Tribunnewsbatam.com/Argianto DA Nugroho
Sejumlah Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia saat berada di rumah singgah milik Dinas Sosial dan Pemakaman (Dinsospam) Kota Batam, Jumat (11/10/2013) malam. Sebanyak 37 TKW bermasalah dideportasi oleh Pemerintah Kerajaan Malaysia melalui Konsulat Jenderal Republik Indonesia, Johor menuju Kota Batam. 

"Nanti sampai di pelabuhan, ada yang menjemput mereka. Orang-orang kami juga," ujarnya.

Daerah asal yang akan dituju ke-26 TKI ini meliputi, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Jawa Barat, Lampung, dan beberapa daerah lainnya.

Pantauan Tribun, ekspresi gembira tampak dari raut wajah TKI ini sesaat akan meninggalkan Shelter Dinsospam Kota Batam. Puluhan koper dan tentengan plastik, mereka bariskan di depan pintu masuk shelter tersebut.

Rata-rata TKI ini mengaku tak ingin lagi bekerja sebagai TKI di Malaysia. Seperti penuturan Shinta, TKI asal Jawa Timur yang juga menjadi ketua rombongan TKI itu.

Ia yang sehari-harinya di Indonesia bekerja sebagai customer service justru menjadi pembantu rumah tangga dan guru di sana.

"Katanya mau dijadikan waitress, ternyata dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga dan guru. Gajinya RM 500, mana maulah. Hitungan haji guru di sana aja adalah RM 1.500," ucap perempuan yang sudah 7 bulan berada di Malaysia itu.

Tak ingin ke-26 TKI ini mengalami nasib serupa ke-2 kalinya, Arifin juga mewanti-wanti pekerja migran itu agar berhati-hari bekerja di negeri orang.

"Rata-rata mereka ini karena masalah ekonomi makanya ke Malaysia. Kami selalu sarankan, kedepannya, supaya mereka berhati-hati bekerja di negeri orang. Karena beda dengan negeri sendiri. Di sana susah kalau tak punya dokumen," pesan Arifin.

Rombongan TKI ini keluar dari Shelter Dinsospam sekitar pukul 12.50 WIB. Mereka bertolak meninggalkan Batam sekitar pukul 14.30 WIB.

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved