Breaking News:

Embarkasi dan Debarkasi Batam 2013

Petugas Siapkan Alat Pendeteksi Virus

Jemaah haji Batam 256 orang, Bintan 77 orang, dan Lingga 54 orang.

Tribunnewsbatam.com/Argianto DA Nugroho
Tim medis Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam sedang memeriksa suhu tubuh jemaah haji menggunakan pengukur alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) usai mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam, Senin (21/10/2013). Pemeriksaan suhu tubuh digunakan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV). 

Pada persiapan pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Batam, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Kepri sudah menggelar rapat koordinasi (rakor) pemulangan jemaah, Minggu (20/10/2013).

Rakor dihadiri seluruh panitia yang sudah dibentuk berdasarkan SK Kanwil Kementerian Agama Kepri Nomor 330/2013 tanggal 4 Oktober 2013.

Rakor menghasilkan rumusan tentang proses kedatangan jemaah haji dari bandara menuju Asrama Haji hingga pemulangan jemaah menuju daerah masing-masing.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Kota Batam, dr Femmy B Kawangun MM yang hadir dalam rakor menegaskan, tim medis KKP siap memberikan layanan kesehatan.

Hal ini untuk mengantisipasi virus Corona yang mungkin menjangkiti jemaah haji sepulang dari Arab Saudi, tim kesehatan khusus jemaah haji, sudah dipersiapkan dengan alat canggih pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner).

Alat ini berfungsi mendeteksi temperatur atau suhu tubuh jemaah haji setibanya di bandara udara.

"Apabila jemaah terdeteksi suhu tubuhnya panas, maka langsung dilakukan pemeriksaan dan dibawa terpisah dengan mobil ambulans. Adapun biaya pengobatan jemaah haji yang sakit selama dua minggu sejak tiba di Batam dan belum bisa pulang ke daerahnya menjadi tanggungan pemerintah atau panitia PPIH Debarkasi Batam," ujar dr Femmy B Kawangun MM.

Femmy menegaskan, untuk menghindari penyebaran virus, petugas PPIH yang menyambut jemaah di bandara diminta mengenakan masker.

Masa pemulangan jemaah haji Debarkasi Batam berjumlah 18 kloter. Khusus kloter perdana, prosesi dimulai hari ini Senin (21/10) hingga kloter 18 yang Kamis (7/11) mendatang.

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved