Breaking News:

Embarkasi dan Debarkasi Batam 2013

Jemaah Haji Cemas Pesawat Berputar Arah

Rombongan jemaah haji asal Kabupaten Natuna cemas.

Jemaah Haji Cemas Pesawat Berputar Arah
Tribunnewsbatam.com/Istimewa
Pesawat boeing Sky Aviation.

Laporan Tribunnews Batam, Muhammad Ikhsan

NATUNA, TRIBUN - Rombongan jemaah haji asal Kabupaten Natuna cemas. Pesawat Sukhoi Superjet 100 yang lepas landas dari Bandara Hang Nadim, Batam, pukul 10.30 WIB, Rabu (23/10/2013) menuju Ranai harus melakukan prosedur return to base (RTB), kembali ke lagi Batam setelah 30 menit mengudara.

Penerbangan ulang dari Batam ke Ranai akhirnya dilakukan pada pukul 14.00 WIB. Rombongan haji ini berhasil sampai dengan selamat di Bandara Lanud Ranai sore itu. Nampak saat melakukan pendaratan pesawat menyibak genangan air yang menutupi beberapa bagian dari runway bandara Ranai. Hujan rintik-rintik mewarnai kedatangan jemaah asal Natuna.

Dua bus disiapkan Pemkab Natuna untuk menjemput jemaah haji di depan pesawat. Beberapa orang jemaah langsung sujud syukur. Beda dengan bandara sipil lainnya, pengamanan di Bandara Lanud Ranai terlihat ketat. Bahkan awak media pun tidak diperbolehkan mendekati tangga pesawat.

"Pesawat informasinya mengalami gangguan mesin, makanya tertunda dan sempat balik ke Batam," ujar seorang perwira TNI AU berpangkat letnan dua di lokasi kedatangan, Rabu (23/10/2013).

Ketua Rombongan Haji Natuna, H Saidir mengakui beberapa jemaah haji cemas saat pesawat berputar arah ke Batam saat itu.

"Saya secara pribadi cemas juga, begitupun jemaah lainnya. Tapi kita tetap tenang. Pramugari pesawat mengumumkan kepada penumpang jika mengalami gangguan teknis. Saat itu 30 menit terbang, akhirnya kita kembali. Tapi kami tak tahu pasti gangguan teknis apa yang terjadi tadi," ujar Saidir yang juga Camat Bunguran Selatan ini.

Beberapa penumpang Sky Aviation yang tengah menunggu pesawat ini bertolak dari Ranai ke Batam pun sejak pukul 12.00 WIB siang mengeluh. Pasalnya, tiket keberangkatan mereka ke daerah lain dari Batam terancam hangus.

Andre, salah seorang penumpang yang akan pergi ke Padang dengan Lion Air pukul 16.30 WIB tak yakin bisa mengejar penerbangan ke Padang dari Batam saat itu juga.

"Seharusnya pukul 15.00 WIB kita sudah di Bandara Hang Nadim, ini pesawat Sky tertunda dan baru datang. Paling sampai di Hang Nadim pukul 16.30 WIB, mana terkejar lagi kalau saya mau terbang lagi ke Padang," keluhnya.

Salah satu penumpang pesawat Sky siang itu yang satu penerbangan dengan rombongan haji, ada Anggota Komisi I DPRD Natuna, Welmi.

Ia mengungkapkan selama penerbangan cuaca sedikit buruk dan terjadi guncangan kecil di udara. "Ya cuaca memang buruk, tapi penumpang masih seperti biasa, walau harus kembali ke Batam," ujarnya.

Terkait cuaca, prakirawan Stasiun Meteorologi Ranai, Asrul Asparudin memaparkan bahwa suhu muka laut di perairan Natuna yang masih hangat berkisar 28-30 derajat Celcius hal ini diakibatkan adanya daerah tekanan tinggi di Asia bagian utara dan Australia.

"Sering terjadi pola angin dari wilayah Asia dan Australia bertemu di sekitaran laut Karimata atau lebih dekat dengan wilayah Natuna. Hal ini dapat menyebabkan pertumbuhan awan menjadi meningkat sehingga terjadinya hujan di wilayah tersebut," ujar Asrul.

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved