Breaking News:

Embarkasi dan Debarkasi Batam 2013

Jemaah Kloter Tiga Disuguhi Kue Bilis

Kedatangan 444 jemaah haji kloter 3 asal Provinsi Jambi lebih cepat 1 jam 6 menit.

Tribunnewsbatam.com/Istimewa
Jemaah haji kloter 3 asal Provinsi Jambi tiba lebih cepat 1 jam 6 menit dari jadwal rencana. Pesawat Saudi Arabian Airlines (SAA) SV 5206 mendarat pada Rabu (23/10/2013) kemarin tepat pukul 09.59 WIB. 

BATAM, TRIBUN - Kedatangan 444 jemaah haji kloter 3 asal Provinsi Jambi lebih cepat 1 jam 6 menit dari jadwal yang direncanakan. Pesawat Saudi Arabian Airlines (SAA) SV 5206 mendarat pada Rabu (23/10/2013) kemarin tepat pukul 09.59 WIB.

Jika menurut jadwal, pesawat seharusnya mendarat pukul 11.05 WIB. Setibanya di Bandara Hang Nadim Batam, tim kesehatan Debarkasi Batam langsung memeriksa kondisi suhu tubuh jemaah haji melalui alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner).

Seorang jemaah yang terdeteksi suhu tubuhnya melebihi 38 derajat Celcius langsung mendapat pemeriksaan khusus. Yang bersangkutan dibawa langsung menuju Asrama Haji di Batam Center menggunakan ambulan.

“Jemaah yang terdeteksi suhu tubuhnya melebihi batas normal, akan langsung dibawa ke klinik Asrama Haji, kemudian akan dirujuk ke Rumah Sakit BP Batam bila diobservasi perlu mendapat perawatan lanjut,” ujar dr Iskandar, salah satu petugas kesehatan di lokasi.

“Sudah banyak yang terindikasi, dan ada lima orang pasien yang sudahsaya rujuk ke Rumah Sakit BP Batam, setelah diobservasi tidak ada tanda-tanda terkena virus Corona yang kita curigakan,” tambahnya.

Dari bandara, seluruh jemaah dibawa ke Asrama Haji untuk mengikuti acara penyambutan dan menikmati menu jamuan welcome drink. Menu yang disediakan PPIH Debarkasi Batam selain teh panas dan kopi, disediakan bubur kacang dan roti.  

Jemaah kloter 3 pada waktu keberangkatan berjumlah 445 jemaah, namun satu orang jemaah meninggal di Mekah pada tanggal 12 Oktober 2013 yang bernama Iraini binti Lado Kalo (53 tahun).

Sampai saat ini berdasarkan data Siskohat Embarkasi dan Debarkasi Batam, jemaah yang tergabung di Debarkasi Batam dan meninggal dunia berjumlah 11 orang.

Sebagaimana pada tahun sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memberikan serifikat dan oleh-oleh khas Provinsi Kepri berupa kue bilis gulung kepada seluruh jemaah haji Debarkasi Batam.

“Sebagai tanda terima kasih dan syukur kepada Allah atas kembalinya Bapak dan Ibu, yang pertama nanti Bapak dan Ibu akan menerima sertifikat dan kedua oleh-oleh dari Bapak Gubernur Kepri yaitu kue bilis gulung,” ujar Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Drs H Handarlin H Umar kemarin.

Jmaah haji kloter 3 menginap semalam di Asrama Haji sebelum pulang ke daerahnya masing-masing pada Kamis (24/10/2013). Pemulangan menggunakan penerbangan Sri Wijaya Air dua kali penerbangan dari Bandara Hang Nadim Batam menuju Jambi.

Penerbangan pertama pukul 08.40 WIB yang mengangkut 132 orang dan penerbangan kedua pukul 11.30 WIB membawa 129 jemaah. Kemudian 178 jemaah asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat dipulangkan dengan kapal fery Marina Tama dari Pelabuhan Sekupang, Batam, pukul 08.30 WIB.

Hadir dalam penyambutan kloter 3, di antaranya Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, Drs H Mahbub Daryanto MPdI, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Jambi dan beberapa pejabat lainnya.

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved