Breaking News:

Program S1 Pariwisata UIB Dibuka Tahun 2014

FE UIB akan membuka prodi Pariwisata Sarjana Strata-1 (S1) tahun akademik 2014/2015.

Tribunnewsbatam.com/Istimewa
Mahasiswa Diploma III Program Studi Perhotelan Universitas Internasional Batam (UIB) sedang melakukan praktik di kampus UIB Batam beberapa waktu lalu. 

Oleh: Daniel Cassa Augustinus

Fakultas Ekonomi Universitas Internasional Batam (FE UIB) akan membuka program studi (prodi) Pariwisata tingkat Sarjana Strata-1 (S1) tahun akademik 2014/2015 mendatang.

Prodi ini merupakan pengembangan dari prodi Manajemen Perhotelan tingkat Diploma-3 (D3). Diharapkan prodi ini menjadi salah satu terobosan yang dilakukan oleh UIB untuk menjawab tantangan yang dihadapi dalam industri pariwisata di Indonesia khususnya di Batam, Kepulauan Riau.

Alasannya, industri pariwisata merupakan salah satu industri yang berkembang pesat di Indonesia. Industri ini menjadi salah satu sektor yang bisa menyumbangkan devisa terbesar setelah minyak dan gas.

Aktivitas ekonomi yang terjadi akibat pariwisata sendiri memberikan dampak yang amat luas atau multiplier effect. Banyak sekali bidang perekonomian yang terkait dengan pariwisata.

Oleh sebab itu industri ini sangat membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang mampu bersaing secara global. Program studi S1 Pariwisata hadir untuk menjawab tantangan kebutuhan akan sumber daya manusia di bidang pariwisata.

Dengan mencanangkan visi “Menjadi Program Studi Bertaraf Nasional yang Mencetak Lulusan Profesional, Berjiwa Kepemimpinan dan Semangat Kewirausahaan yang Mampu Bersaing Secara Global di Industri Pariwisata yang Dinamis”.

Prodi ini mencoba untuk merumuskan beberapa kegiatan yang mendukung terciptanya visi tersebut. Kegiatan ini meliputi Tri Darma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam lingkup pendidikan program studi S1 Pariwisata mengombinasikan beberapa bidang terkait di dalam pariwisata ke dalam tiga kompetensi utama yang akan diusung.

Tiga kompetensi utama itu antara lain (1) mahasiswa mampu melaksanakan bisnis di bidang biro perjalanan wisata; (2) mampu mengelola industri perhotelan terkait manajemen kantor depan, tata graha, dan manajemen makanan dan minuman; (3) memahami secara teori dan praktik pengelolaan destinasi pariwisata.

Oleh karena itu lulusan dari program studi ini nantinya bisa memilih sesuai keminatannya untuk bekerja di bidang travel, hotel, dan manajemen kepariwisataan.

Bidang travel atau biro perjalanan wisata adalah bidang yang mencakup banyak pilihan pekerjaan. Pramuwisata, tour leader, kantor ticketing, travel writer, dan penyedia layanan perjalanan wisata (travel agent) adalah pilihan profesi yang bisa ditekuni dalam industri biro perjalanan wisata.

Untuk bidang perhotelan sendiri akan mencakup bidang pekerjaan seperti front liner, housekeeper, kulinari (koki atau chef pastry), minuman (bartender), dan posisi manajerial yang ada di hotel.

Sedangkan untuk bidang manajemen kepariwisataan mampu bergerak di bidang pengelolaan kawasan wisata, taman bermain, dan juga termasuk di instansi pemerintah yang terkait.

Kurikulum yang disiapkan mencakup seluruh bidang kompetensi yang ditawarkan, hanya saja mahasiswa nantinya akan diberikan kesempatan untuk menekuni bidang yang benar-benar diminati.

Mahasiswa akan diberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan kerja praktik industri yang diharapkan akan membuka wawasan lebih lanjut dan memberikan pengalaman kerja untuk mahasiswa. Selain itu, mahasiswa akan memiliki aktivitas yang disebut dengan real practice.

Kegiatan ini mencakup ekstra dan intrakulikuler, sehingga kegiatan ini terpadu dengan kurikulum walapun dilaksanakan di bawah Himpunan Mahasiswa Program Studi Pariwisata. Hal ini adalah salah satu cara prodi untuk mendorong mahasiswa memiliki kompetensi dan kemampuan pariwisata yang berdaya saing global.

Industri Pariwisata yang global dan dinamis ini akan menghadapi tantangan terberat pada tahun 2015 nanti. Dengan berlakunya C-AFTA di bidang ketenagakerjaan maka persaingan bagi tenaga kerja bidang pariwisata akan semakin ketat. Oleh sebab itu prodi S1 Pariwisata juga mencanangkan kegiatan agar setiap mahasiswa mendapatkan sertifikasi bidang yang digelutinya.

Hal ini juga dirasa perlu sebagai salah satu modal yang diberikan oleh prodi untuk bisa bersaing bukan hanya di skala nasional, melainkan juga internasional. Program studi S1 pariwisata ini akan dibangun di atas prodi Manajemen Perhotelan yang sebelumnya sudah terakreditasi B.

Oleh sebab itu diharapkan pada masa akreditasi nanti prodi S1 Pariwisata akan mampu meningkatkan status akreditasi tadi menjadi A dan menjadi pusat bagi pengembangan ilmu kepariwisataan di Provinsi Kepulauan Riau khususnya. Program studi ini terbuka bagi semua lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berminat untuk memiliki kontribusi di bidang pariwisata.

(Penulis Daniel Cassa Augustinus merupakan Kepala Program Studi Manajemen Perhotelan UIB)

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved