Mafia Solar Batam

Pemko, SPBU dan Pertamina Rumuskan Cara Atasi Mafia Solar

Menurut Kepala Disperindag kota Batam, Amsakar Achmad, pihaknya bersama SPBU dan Pertamina akan segera mem-follow up poin-poin tersebut.

Laporan Wartawan Tribunnews Batam, Anne Maria

BATAM, TRIBUN-  Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Batam memutuskan tidak akan melibatkan banyak instansi dalam merumuskan poin-poin pencegahan upaya penyelewengan solar bersubsidi yang dihasilkan dalam rapat Forum Kerja Perangkat Daerah (FKPD), bersama Pertamina dan SPBU, Rabu (22/1) kemarin

Menurut Kepala Disperindag kota Batam, Amsakar Achmad, pihaknya bersama SPBU dan Pertamina akan segera mem-follow up poin-poin tersebut.

"Akan dibahas lagi antara tiga instansi ini. Tidak perlu mellibatkan instansi yang cukup banyaklah. Rumusannya kan ada operasi atau razia gabungan bersama, terus format CCTV nanti seperti apa? Termasuk rencana pendistribusian serentak yang kemarin diusulkan itu bagaimana ?," tutur Amsakar di Batam Centre, Kamis (23/1).

Untuk usulan pendistribusian secara serentak ke 31 titik SPBU, kata Amsakar, Pertamina terkendala untuk jumlah kendaraan yang akan membawa BBM tersebut dari depot ke SPBU-SPBU.

"Makanya nanti kita breakdown lagi, gimana solusinya. Nanti, hasil formulasi itu, kalau fix semua akan dituangkan dalam surat edaran yang baru," ucapnya.

Amsakar pun berani menjanjikan surat edaran baru tersebut akan selesai pekan depan. Tak cuma itu, langkah operasi atau sidak pun akan terus digencarkan. Bukan hanya di SPBU, rencananya razia pun akan dilaksanakan di kalangan pelanggan Pertamina yang diduga menjadi penikmat-penikmat hasil penyelewengan solar bersubsidi tersebut.

"Misalnya perusahaan industri yang diduga pakai solar subsidi, mobil berat, dan pengguna solar yang seharusnya non subsidilah. Kami tunggu timing yang tepat dulu, sekarang kan masih tenang," kata Amsakar

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved