Mafia Solar Batam

2 Mobil Pelangsir BBM Diamankan Disprindag

Gusar pun mengakui, mobil yang dipakainya bukan mobil kepunyaannya tetapi milik Sitompul, saudaranya yang seorang anggota Kodim.

Laporan Wartawan Tribunnews Batam, Alvino Lamaberaf

BATAM, TRIBUN- Kejahatan pelangsir BBM di beberapa SPBU di Kota Batam, masih marak terjadi. Dua mobil pelangsir BBM jenis Solar, tertangkap di SPBU PT. Bintang Cipta Mandiri ,Jln Suprapto,Tambesi Batu Aji, Rabu (29/1) sekitar Jam 9.30 WIB. 

Operasi pengawasan yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam dan Sat POL PP berhasil menangkap dua mobil pelangsir dengan nomor Polisi BP 1152 ZU dan BP 1231MZ. Dua mobil berwarna kuning dan merah akhirnya diamankan Disprindag. 

Gusar Sitompul, warga Kompleks Citra Persada Blok A 18, sopir mobil pelangsir, kepada Tribun menuturkan, baru sebulan dirinya menggunakan mobil tersebut untuk melangsir BBM jenis Solar.

Menurutnya, BBM jenis Solar biasa dibelinya di SPBU dengan harga Rp 100- Rp 150 Ribu per hari. Tangki minyak yang digunakannya tersebut, mampu menampung 250 Liter.

Gusar pun mengakui, mobil yang dipakainya bukan mobil kepunyaannya tetapi mobil milik Sitompul, saudaranya yang seorang anggota Kodim dan tinggal di Batu Aji. 

“Mobil itu bukan milik aku, tetapi saudaraku Kodim Sitompul. Baru sebulan kami jalan. Sehari biasanya Rp 100-Rp 150 Ribu. Kami dua orang sopir, yang gantian tiap hari,” Kata Gusar. 

Kadis Disprindag, Amiruddin Syarief yang memimpin operasi tersebut mengatakan, Disprindag dan Pol PP akan terus melakukan pengawasan rutin seminggu atau sebulan ke setiap SPBU untuk menjaga agar tidak adanya pelangsir di SPBU.

“Kita akan rutin lakukan pengawasan keliling di SPBU. Dan ini, SPBU bensin tidak salah. Salahnya kalau jual lebih banyak dari ketentuan,” kata Amiruddin. 
Sementara itu, pengelolah SPBU PT Bintang Cipta Mandiri, Satria kepada Tribun mengakui pihak SPBU menegakan aturan dan tidak bekerjasama dengan pelangsir, karena setiap mobil yang masuk ke SPBU selalu dicatat oleh security.

Dirinya sangat senang dengan pengawasan yang dilakukan Disprindag, sehingga pekerja-pekerja di SPBU dapat bekerja dengan nyaman.

”Aku tegakan aturan. Senang sekali razia seperti ini, biar kerja anak-anak nyaman. Kalau banyak siluman gak nyaman. Apa aturan, aku laksanakan semaksimal mungkin. Intinya yang bekerja aman. Aku dukung tu,” Ujar Satria. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved