Minggu, 14 Juni 2026

Today in History

Pecahnya Perang Rusia-Jepang di Mancuria

Hari ini, 8 Februari warga Rusia dan Jepang sama-sama memperingati pecahnya perang antara kedua negara yang terjadi pada 1904-1905

Tayang:

TRIBUNNEWS BATAM- Hari ini, 8 Februari warga Rusia dan Jepang sama-sama memperingati pecahnya perang antara kedua negara yang terjadi pada 1904-1905.

Perang ini terjadi akibat ambisi imperialis Rusia dan Jepang yang ingin menguasai Manchuria dan Korea. Muasal perang dikarenakan pemerintah Rusia menolak rencana Jepang yang ingin membagi wilayah Mancuria dan Korea menjadi dua kekuasaan diantara dua negara tersebut.

Alhasil pada 8 Februari malam 1904, Jepang menyerang Port Arthur di Jazirah Leaodong bagian Selatan Mancuria yang sebelumnya telah dikuasai Rusia dan dijadikan pangkalan Angkatan Laut Besar.

Jepang sendiri menyerang Port Arthur guna memenuhi kebutuhan kekuasaan laut untuk berperang di daratan Asia. Pada malam itu, armada Jepang di bawah pimpinan Admiral Heihachiro Togo memulai peperangan dengan sebuah serangan torpedo mendadak pada kapal-kapal Rusia di Port Arthur. Serangan membuat dua kapal perang Rusia rusak parah.

Serangan-serangan itu berkembang menjadi Pertempuran Port Arthur esok paginya dan hari-hari selanjutnya. Selama peperangan terjadi, Jepang sempat menang beberapa kali dalam pertempuran.  Kekalahan Rusia merupakan jawaban atas sikap remeh mereka terhadap kekuatan negara non-Barat.

Selama perang terjadi, untuk menguasai Mancuria, Jepang menerapkan strategi lain yakni membawa pasukan Jepang untuk mendarat dekat Incheon di Korea, dan dari sana mereka menduduki Seoul dan berikutnya seluruh Korea.

Pada akhir April 1904, tentara Jepang di bawah Kuroki Itei bersiap-siap menyeberangi sungai Yalu ke Manchuria yang saat itu diduduki Rusia.

Dengan berbagai strategi menghadapi Rusia, akhirnya pasukan-pasukan Jepang bergerak maju dan mendarat di beberapa titik di pantai Manchuria, serta melakukan sejumlah pertempuran hingga memukul balik pasukan-pasukan Rusia ke Port Arthur.

Perang Rusia-Jepang 1904 merupkan salah satu perang yang panjang dan banyak memakan korban tentara kedua pihak. Setelah penyerangan pada 8 Februari terhadap Port Arthur, pasukan Jepang berusaha mencegah pasukan Rusia menggunakan pelabuhan itu. Dan Rusia pun gagal menahan laju inperialis Jepang di Asia Timur.

Pada Agustus 1095, Presiden AS Theodore Roosevelt berinisiatif menjadi medoator Jepang dan Rusia untuk mengakhiri perang. Langka itu berhasil dengan ditandatanganinya perjanjian damai Portsmouth dan Jepang menjadi salah satu kekuatan dunia non-Barat. Sementara kekalahan Rusia terhadap Jepang ini menjadi salah satu penyebab terjadinya Revolusi Rusia pada 1905. (nix/history.com/wikipedia)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
Live
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved