Senin, 20 April 2026

Tewas Terpanggang di Kavling Pancur

Karyawan Eng Lie Kesal Karena Ulah Rino Mereka Kehilangan Pekerjaan

Gara-gara ulah tersangka Rino, sejumlah karyawan lainnya harus rela kehilangan pekerjaannya.

Laporan Tribunnews Batam, Hadi Maulana

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Rino Efendi, pelaku pembunuhan sadis terhadap bosnya sendiri, yakni Tang Eng Lie beserta kedua anaknya yang berada ruko blok F Kavling Pancur Kecamatan Sei Beduk, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), terus mendapatkan kecaman.

Tidak saja dari keluarga Korban dan sejumlah tetangga tempat tinggal korban, bahkan sejumlah karyawan korban yang juga teman sepekerjaan Rino juga jengkel terhadap Rino. Pasalnya gara-gara ulahnya ini, sejumlah karyawan lainnya harus rela kehilangan pekerjaannya.

"Saya setujunya dihukum mati saja, karena Rinonya tak tahu diuntung," kata salah seorang pekerjanya yang minta namanya tidak dikorankan.

Pria ini mengaku dari ulah bodohnya si Rino, kini nasib mereka tidak jelas.

"Coba dia (Rino, red) tidak bodoh, tentunya masih bekerja kami saat ini," ungkapnya.

Tidak itu saja, dirinya meyebutkan apa yang diungkapkan ke Rino kepada pihak penyidikan, yakni korban pilih kasi terhadap pekerjanya, hal itu sama sekali tidak beralasan. Sebab mantan bosnya itu selalu baik dan tidak membedakan pekerjanya.

"Rino itu pemalas, kalau disuruh-suruh selalu aja banyak alasannya, makanya jadi banyak yang malas juga sama dia," katanya.

Selain pemalas, Rino juga dikenal orang yang banyak gaya. "Pernah kami antar keramik, sekali melihat cewek, gak mau diangkatnya, malu katanya," kenang pria ini. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved