Musabaqah Tilawatil Quran 2014
Pelaku Usaha Panen Rezeki Selama Penyelenggaraan MTQ Nasional
Kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXV di Batam memberikan dampak signifikasn untuk usaha kecil menengah.
Laporan Wartawan Tribun Batam, Yusuf Riadi
BATAM, TRIBUN - Kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXV di Batam memberikan dampak signifikasn untuk usaha kecil menengah.
Dari berbagai daerah produk-produk UKM mudah di temukan, yang tergabung dalam wadah Pekan produk Kreatif Indonesia (PPKI). UKM dalam ajang PPKI juga menyemarakkan pelaksanaan MTQ nasional.
Beberapa pengusaha UKM juga merespon baik adanya kegiatan PPKI di Batam, namun kesiapan panitia dirasakan belum maksimal dalam mengoordinir pengusaha UKM.
"Secara keseluruhan pelayanan panitia untuk PPKI sudah mulai bagus, namun masih ada kekurangan seperti fasilitas dan sarana seperti toilet umum yang tidak memadai," ujar Dewi Owner pengusaha Jogja Mikro Kreatif salah satu UKM asal Yogyakarta di area PPKI, kepada Tribun Rabu (11/6/2014).
UKM yang disediakan dengan label Paras Ayu juga mendapat sambutan positif dari pengunjung.
Sebab produk kreasi rumahan yang dihadirkan adalah produk baju-baju muslimah hingga menyediakan jenis kerudung dan perlengkapannya.
"Selama pameran responnya sangat bagus banyak yang minat juga jenis kerudung yang kita hadirkan," jelasnya.
Hal yang sama juga disampaikan dari UKM asal Palembang, Sumatera Selatan.
UKM individu rumah kain Palembang merasakan masih kurangnya koordinasi panitia pusat dan daerah dalam penyelenggaraan PPKI. Kenyamanan juga dirasa belum memuaskan.
"Koordinasi panitia masih kurang, termasuk masalah kebersihan di dalam area pameran masih minim," kata Ramaini.
Selain itu, dari sisi sarana dan prasarana juga masih perlu diperbaiki seperti fasilitas toilet dan musala masih cukup jauh harus ke Masjid Raya Batam.
Bahkan untuk animo pengunjung yang ingin membeli produk songket Palembang dan aksesoris khas Palembang diakuinya masih belum besar.
"Masih kurang sih pelayanannya, untuk salat saja harus jauh ke masjid dulu di sini juga tak ada toilet, di sini animonya sangat kurang, ramainya pas setelah pembukaan MTQ saja, setelah itu sangat sepi," ceritanya.