Musabaqah Tilawatil Quran 2014
Dataran Engku Putri Bermandikan Cahaya Warna-warni
Tari kolosal 'Khatam' menjadi penutup di akhir kegiatan penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXV di Batam.
Laporan Wartawan Tribun Batam, Dewi Haryati
BATAM, TRIBUN - Tari kolosal 'Khatam' menjadi penutup di akhir kegiatan penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXV di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (13/6/2014) malam.
Saat penari-penari pria memasuki area plaza, permainan warna dan pencahayaan kental terlihat di astaqa MTQ Batam Centre.
Bangunan megah itu berubah warna-warni, merah, hijau, dan ungu.
Efek aqua scan masih terlihat di area astaqa. Sebuah tulisan Arab 'Allah' berwarna hijau terlihat di bagian kubah astaqa.
Satu persatu penari sekitar 500-an orang bergantian masuk hingga memenuhi area plaza.
Pakaian yang mereka kenakan semakin semarak dengan warna-warna ceria, merah, kuning, hijau kebiruan.
Sekitar 10 menit penari-penari itu membawakan tarian mereka. Semakin malam suara alunan musik semakin keras, penari-penari itu tak lagi membawa tangan kosong.
Di tangan-tangan mereka memegang layaknya nampan aluminium berbentuk bundar.
Atraksi kembang api menjadi bagian akhir dari penutupan MTQ ini. Suasana di Dataran Engku Putri Batam Centre bak bermandikan cahaya, terang-benderang.
Berbeda dengan pembukaan MTQ tingkat nasional pekan lalu, permainan efek suara menggelegar dan permainan cahaya luar biasa baru muncul di akhir penghujung acara.
Sementara pada pembukaan MTQ, efek suara dan permainan cahaya kental tergambar di tengah-tengah acara.
Ratusan penari itu melambaikan tangannya kepada Wakil Presiden RI Boediono, yang dibalas dengan lambaian tangan, beberapa detik sebelum orang nomor dua di RI itu meninggalkan lokasi kegiatan.