Selasa, 7 April 2026

Kabar Baik, Laju Inflasi Kepri Menurun di Triwulan Kedua 2014

Laju inflasi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada semester II tahun 2014 ini mulai melambat.

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM-  Laju inflasi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada semester II tahun 2014 ini mulai melambat.

Sesuai perkiraan, perlambatan inflasi tersebut diyakini dipengaruhi oleh tingkat permintaan yang kembali normal paska hari raya lebaran, serta mulai meredanya dampak langsung kenaikan tarif listrik Kota Batam yang memiliki andil besar pada laju inflasi Juli 2014 lalu.

Apalagi penyelenggaraan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden cukup kondusif sehingga memberi pengaruh positif.

Menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Gusti Raizal Eka Putra, di bulan Agustus 2014, Provinsi Kepri mencatat inflasi bulanan sebesar 0,50 persen (mtm) atau secara tahunan sebesar 4,56 persen (yoy).

"Laju penurunan inflasi Kepri didukung oleh menurunnya tekanan inflasi pada kelompok administered price di Kota Batam dan kelompok volatile food di Kota Tanjungpinang. Masing-masing mencatatkan inflasi sebesar 0,14 persen (mtm) dan 0,77 persen (mtm). Itu menurun tajam dibanding bulan sebelumnya, masing-masing dengan inflasi sebesar 2,98 persen (mtm) dan 4,21 persen (mtm)," tutur Gusti Raizal Eka di Batam Centre, Rabu (3/9).

Selain itu, menurutnya, penurunan inflasi Kepri didorong juga oleh menurunnya inflasi pada kelompok inti di Batam dan Tanjungpinang. Tercatat inflasi kelompok inti pada bulan Juli di Batam 0,27 persen (mtm), turun menjadi 0,25 persen (mtm). Sementara di Tanjungpinang dari bulan Juli 0,75 persen (mtm) menjadi 0,32 persen (mtm).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved