Pekan Depan PKL Tepi Laut Tanjungpinang Dipidahkan ke Melayu Square
Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan taman Tepi Laut Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) hanya tinggal sepekan lagi.
Laporan Tribunnews Batam, Thomm Limahekin
TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG- Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan taman Tepi Laut Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) hanya tinggal sepekan lagi. Setelah itu, para PKL yang selama ini berjualan di kawasan itu akan dipindahkan ke kawasan Melayu Square.
Menurut Irianto, Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tanjungpinang, para PKL masih diberi kesempatan untuk berjualan di kawasan Tepi Laut selama sepekan lagi. Setelah itu mereka akan dipindahkan ke Melayu Square karena proyek pembangunan kawasan Tepi Laut akan mulai dilanjutkan kembali.
"Kami masih memberi waktu sekitar satu pekan lagi bagi para PKL ini untuk berjualan di Tepi Laut. Nanti setelah kendaraan proyek sudah didatangkan ke lokasi tersebut, maka para PKL ini diharapkan untuk bisa pindah ke Melayu Square," kata Irianto, dalam sosialisasi penertiban PKL di Gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang, Selasa (2/9) pagi.
Menurutnya, PKL yang sudah terdata saat ini berjumlah 126 orang. Jumlah tersebut semakin bertambah dari waktu ke waktu. Atas dasar itu maka para PKL tersebut akan didata kembali sebelum direlokasi ke tempat yang baru ini.
"Kawasan Tepi Laut ini menjadi fasilitas umum yang ramai dikunjungi. Karena itu, untuk sementara waktu para PKL tersebut dipindahkan ke Melayu Square dan di kawasan Rimba Jaya. Kami sudah menyediakan tempat pemindahan mereka," Yuswandi, pelaksana tugas (Plt) Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tanjungpinang.