Minggu, 12 April 2026

Sepak Terjang Gerakan ISIS

No HP dan Alamat Pengirim Surat ISIS Batam untuk Jokowi Fiktif

Setelah ditelusuri, ternyata alamat si pengirim surat, atas nama HM Rozi, fiktif. Begitu pula dengan nomor handphone yang tertera di amplop putih.

Laporan Tribunnews Batam, Dewi Haryati

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Terkait surat yang mencatut nama organisasi negara Negara Islam Irak dan Suriah atau Islamic State of Iraq and Sha (ISIS), Kapolres Barelang, Kombes Mohammad Hendra Suhartiyono mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus ini.

Pasalnya, setelah ditelusuri, ternyata alamat si pengirim surat, atas nama HM Rozi, fiktif. Begitu pula dengan nomor handphone yang tertera di amplop putih bertuliskan dari anggota ISIS Batam tersebut.

"Suratnya masih ditindaklanjuti pengirimnya siapa. Karena boleh dikatakan, pengirimnya misterius," kata Hendra kepada wartawan, Rabu (3/9) sore.

Iapun tak mau terlalu terpengaruh dengan isi surat mengatasnamakan ISIS dan ditujukan kepada presiden RI terpilih, Jokowi dan DPR RI itu.

Menurut Hendra, bisa jadi ada pihak yang sengaja membuat dan mengirim surat tersebut, di tengah situasi politik Indonesia saat ini.

"Saya belum tahu isinya apa. Belum tentu juga ancaman. Bisa jadi orang iseng (membuat dan mengirim surat)," katanya sembari mengatakan, penyelidikan kasus ini ditangani Polsek Batam Kota.

Hendrapun menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum menemukan indikasi keberadaan keanggotaan ISIS di Batam. Bahkan dalam waktu dekat, ia menginformasikan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) akan melakukan latihan di Batam.

"Nggak ada ISIS di Batam. Masih belum kami temukan. BNPT juga akan latihan dalam waktu dekat," ujar Hendra.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Batam Kota, Kompol Suherman Zein mengatakan, pihaknya belum mengetahui isi pasti surat tersebut. Lantaran belum membukanya langsung.

"Rencananya sore ini kami buka isi suratnya, tapi masih menunggu orang dari kantor pos. Bisa jadi surat kaleng karena alamat pengirim tak jelas dan nomor hp tak bisa dihubungi," kata Suherman. 

 
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved