Bursa Pilgub Kepri 2015

Pengamat : Gara-gara UU Pilkada, Kans HM Sani Maju 2015 Lemah

UU pilkada tidak langsung, bisa mengubah peta politik pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri 2015.

laporan Tribunnews Batam, Thomm Limahekin TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG- Rancangan undang-undang pemilihan kepala daerah (RUU Pilkada) akhirnya disahkan juga menjadi UU yang berisi kepala daerah dipilih oleh wakil rakyat. UU ini bisa mengubah peta politik pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri 2015. Kans calon-calon gubernur (Cagub) yang bakal berhelat di ajang Pilgub mendatang pun sudah dapat diprediksi. Zamzami A Karim, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Politik (Stisipol) Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang menilai cagub yang memiliki kans cukup lemah untuk maju di Pilgub Kepri nanti adalah mereka yang saat ini berstatus kader partai politik (Parpol) dan bukan pimpinan Parpol atau mereka yang sama sekali tidak terikat hubungan apa pun dengan Parpol. Dia menyebut beberapa nama masuk dalam kelompok tersebut. Misalnya, HM Sani Gubernur Kepri sebagai pembina partai Golongan Karya (Golkar), Ahmad Dahlan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Batam, Nurdin Basirun sebagai kader Partai Golkar dan Fauzi Bahan, mantan Wali Kota Padang yang bahkan belum terikat dengan Parpol mana pun. "Sani sendiri selama ini memang berperan sebagai pembina Partai Golkar. Tapi dia tidak berwenang memberikan keputusan. Makanya posisinya agak sulit untuk bisa lolos dalam Pilgub. Kalau pun bakal lolos, dia harus bekerja ekstra untuk melobi pimpinan partai Golkar (Ansar Ahmad_red). Kalau selama ini dia hanya mendekati Soerya (HM Soerya Respationo, pimpinan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP_red), maka setelah ini dia mesti melobi pimpinan partai lainnya. Hal itu berlaku juga untuk Dahlan, Nurdin dan Fauzi," ungkap Zamzani ketika dimintai tanggapan, Jumat (26/9) pagi. Berbeda dengan Sani dan kawan-kawan, posisi yang lebih menguntungkan justru berada di pihak para pimpinam Parpol, seperti Soerya, Ansar dan Apri Sujadi, pimpinan Partai Demokrat Kepri. Zamzami berpendapat, ketiga pimpinan Parpol yang mengumpulkan kursi terbanyak di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri ini memiliki kans yang cukup besar untuk lolos dalam Pilgub nanti.
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved