Demo Buruh di Batam

Garda Metal Demo BP Batam Minta Tanggungjawab Nasib Buruh

Ratusan massa dari Garda Metal menyambangi kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (2/10/2014).

Garda Metal Demo BP Batam Minta Tanggungjawab Nasib Buruh
tribunnews batam/anne maria
Ratusan massa dari Garda Metal berdemo di depan kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (2/10/2014). 
Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria
 
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Ratusan massa dari Garda Metal menyambangi kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (2/10/2014). Tiba sekitar pukul 10.30 WIB, Pangkorda Garda Metal, Suprapto menjadi ‎orator.
Sambil menunggu rekan sesama buruh dari Tanjung Uncang yang belum tiba, para buruh pun menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. 

Dalam orasinya, Suprapto menyatakan BP Batam pun turut memiliki tanggungjawab yang besar atas nasib perburuhan di Kota industri ini. Pasalnya, investor asing maupun dalam negeri yang masuk dan mempekerjakan para buruh, hadir atas undangan BP Batam.

"BP Batam bertanggungjawab atas nasib keterpurukan kaum buruh, karena yang undang investor pertama kali adalah BP Batam‎. BP batam nggak boleh lepas tangan, cuci tangan dan pura-pura bodoh. Kalian harus tanggungjawab mengenai nasib buruh. Jangan jadi buta tuli‎," kata Suprapto melalui pengeras suara.

Menurut buruh BP Batam sudah seperti calo yang hanya mampu mengundang atau mendatangkan investor. Namun slanjutnya, BP Batam seakan-akan lepas tangan terhadap kondisi buruh saat bekerja di perusahaan asing tersebut.

"BP Batam cuma bisa mengundang, mendatangkan tapi selanjutnya nggak ‎ peduli. Ibaratnya kayak calo saja. Apalagi BP Batam juga menyetujui perusahaan-perusahaan itu mnggunakan tenaga asing yang notabenenya tidak berizin alias ilegal.BP Batam nggak peduli ini, padahal karyawannya banyak. Tuh lihat pada nonton saja," ujar Suprapto yang disambut dengan Kemarahan ratusan buruh.

Memang, aksi demonstrasi itupun menjadi tontonan tersendiri bagi para pegawai BP Batam dan pegawai salah satu bank konve‎nsional yang ada di Gedung BP Batam tersebut. Terlihat untuk pengamanan, ratusan personil polisi berjaga di depan gerbang masuk dan keluar BP Batam. Berbeda dengan pengamanan kantor Wali Kota Batam yang memaksimalkan tenaga PTT Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), personil Ditpam BP Batam justeru terlihat lebih sedikit untuk pengamanan gedung BP Batam.
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved