Breaking News:

Dua Kubu Saling Klaim Dan Berebut Kepemilikan Kapal MV. Eagle Prestige

Sempat oknum polisi AKP IAS menyuap pengawas PT. SSJ sebanyak US Sing 10.000, namun tetap ditolak.

Editor:
Tribun Batam/Alvin Lamaberaf
Kapal MV. Eagle Prestige sedang bersandar di pelabuhan shipyard, Kabil, Batam, Jumat (19/12/2014). 

Laporan Wartawan Tribun Batam, Alvin Lamaberaf

BATAM, TRIBUN - Pekerja PT. Surya Suma Sejati (SSJ) Batam nyaris bentrok dengan massa salah satu ormas yang dikawal sepuluh anggota polisi di Pelabuhan Shipyard Kodja Bahari Kabil, Batam, pada Jumat (19/12/2014) siang.

Pasalnya massa yang dibawa oknum Polisi Polda Kepri berinisial AKP IAS berkeinginan merebut dan menguasai kapal MV. Eagle Prestige.

Yang mulanya kapal ini milik PT. Bina Bahari Makmur yang sudah berpindah milik kepada PT. Surya Suma Sejati (SSJ). Oknum polisi tersebut mengeklaim kalau kapal MV. Eagle Preatige adalah miliknya.

Massa yang dikawal oknum polisi tersebut menyerobot masuk areal pelabuhan tersebut dan ditahan pekerja dan pengawas PT. SSJ.

Sempat terjadi bentrok, namun akhirnya massa yang dikawal oknum polisi lalu bubar.

Sebelumnya, Senin (15/12) hingga Rabu (17/12) oknum polisi AKP IAS sempat datang ke lokasi pelabuhan shipyard Kodja Bahari Kabil, membawa sepuluh anggota polisi yang bersenjata.

Sempat oknum polisi AKP IAS menyuap pengawas PT. SSJ sebanyak US Sing 10.000, namun tetap ditolak.

"Oknum polisi IAS itu sejak Senin dan Rabu datang ke sini (lokasi) bawa sepuluh polisi dan tukang potong, mau potong kapal itu. Dia bilang itu dia sudah bayar Rp2,5 miliar.”

“Tapi kita tolak karena kepada siapa dia bayar? Dia datang lagi bawa uang mau kasih saya dan juga massa ormas sempat ribut tapi mereka juga pulang," kata Abdul Wahab Kiah, Manager Pengawas PT. SSJ, Minggu (21/12/2014) siang.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved