Breaking News:

Tes CPNS 2014

268 Orang Lulus CPNS Kepri, Hari Ini Nama-Nama Diumumkan Pemda

"Jumlah peserta tes yang dinyatakan lulus sebanyak 268 orang. Nanti nama-namanya akan diumumkan Selasa (23/12/2014,"kata Sofyan, Kabid Pengadaan BKD.

Editor:
Tribun Batam/Muhamad Munirul Ikhwan
Peserta calon CPNS melakukan pendaftaran ulang di kantor BKD Kota Tanjungpinang, Selasa (4/11/2014). Terlihat panitia sedang melakukan pengecekan dan pencocokan berkas asli para pendaftar CPNS. 

Laporan Tribunnews Batam, Thomm Limahekin

TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG- Tim Panitia Seleksi (Pansel) Kepri memang belum mengeluarkan daftar nama peserta yang lulus tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Namun, jumlah peserta yang lulus tes sudah diketahui secara pasti.

Sofyan, Kabid Pengadaan Pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepri mengatakan, jumlah peserta tes untuk formasi provinsi Kepri yang dinyatakan lulus sebanyak 268 orang. Hasil kelulusan tersebut ditentukan oleh Tim Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

"Jumlah peserta tes yang dinyatakan lulus sebanyak 268 orang. Nanti nama-namanya akan diumumkan pada Selasa (23/12/2014) bersama kabupaten Bintan, Lingga dan Batam. Sementara hasil tes untuk formasi kota Tanjungpinang diumumkan besok (Selasa 23/12_red)," ungkap Sofya kepada Tribun, Senin (22/12) malam.

Jumlah peserta tes yang diluluskan ini akhirnya disampaikan Sofyan setelah surat keputusan (SK) terkait kelulusan itu ditandatangani Gubernur Kepri HM Sani. Sebelum SK tersebut ditandatangani Sani, hasil tes ini tidak mau dibocorkan baik oleh Robert Iwan Loureaux, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) sekaligus Ketua Tim Pansel Kepri maupun Abdul Malik, Kepala BKD Kepri.

"Saya sudah tandatangani berita acara penerimaan berkas kelulusan. Tapi saya tak tahu berapa jumlah yang lulus. Nanti setelah diserahkan kepada Pak Gubernur baru hasilnya bisa diumumkan," ungkap Robert ketika dimintai tanggapan.

Tidak cuma Robert, Malik sendiri pun mengaku tidak mengetahui jumlah peserta yang dinyatakan lulus tes. Dia hanya memperkirakan jumlah peserta tersebut hanya berkisar 200-an orang. Sebab, beberapa formasi dari awal sudah tidak dilamar oleh seorang peserta pun. Lagi pula, nilai banyak peserta tes sudah diketahui tidak mencapai 'passing grade' (ambang batas_red). Bahkan ada formasi yang nilai semua pesertanya sudah langsung diketahui tidak mencapai ambang batasnya.

"Saya sudah berusaha minta Tim Panselnas agar formasi yang seluruh pesertanya tidak lulus, diberi keringanan dengan memasukkan peserta dengan nilai lebih tinggi dari formasi itu. Namun, mereka sama sekali tak mau. Saya coba ajak mereka minum kopi untuk bahas hal itu. Tetapi mereka malah menolaknya. Yah, jadi hasil itulah yang harus kita terima," jelas Malik seraya meyakini bahwa hasil tes yang dikeluarkan Tim Panselnas itu memang bersih dari praktik manipulasi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved