Jumat, 10 April 2026

Perusda Natuna Klaim Elektrifikasi Listrik Perdesaan Sudah 68 Persen

Dari 11 titik awal pengelolaan Listrik Perdesaan, 2015 ini Perusda Natuna sudah menambah jangkauan elektrifikasi listrik perdesaannya menjadi 17 titik

Laporan Tribunnews Batam, Muhammad Ikhsan

TRIBUNNEWSBATAM.COM, NATUNA - Dari 11 titik awal pengelolaan Listrik Perdesaan tahun lalu, 2015 ini Perusda Natuna sudah menambah jangkauan elektrifikasi listrik perdesaannya menjadi 17 titik.

Direktur Bidang Usaha dan Jasa Perusda Natuna, Buhori mengatakan ada enam lokasi baru yang mendapat jatah listrik perdesaan per 1 Januari 2015.

"Yang jelas wilayah Setumuk, Sepasir, Setengar, Balai, Serantas, Pulau Panjang, tahun ini sudah dapat terang dengan listrik perdesaan. Biasanya kan hanya pakai manual genset warga di sana," kata Direktur Bidang Usaha dan Jasa Perusda Natuna, Buhori, Selasa (20/1/2015).

Dengan begitu, elektrifikasi listrik perdesaan di Natuna disebutkannya sudah mencapai 98 persen. Perusda sebelumnya sudah mengakomodir wilayah pulau, di Kecamatan Pulau Laut dua desa yakni Air Payang dan Tanjung Pala.

Di Kecamatan Serasan, Desa Jemalik dan Desa Batu Berlian, kemudian di Kecamatan Subi, Kecamatan Pulau Tiga dengan desa-desa yang ada di sana hingga Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat.

"Kapasitas listrik perdesaan tentu disinkronkan dengan Jumlah penduduknya," ungkap Direktur Bidang Usaha dan Jasa Perusda Natuna, Buhori.

Namun beberapa Desa lain seperti Teluk Buton, Seluan, Teluk melam, Segeram dan Selading masih menunggu pengadaan listrik. Pemkab sendiri belum bisa mengkover anggaran untuk semua desa yang direncanakan Perusda yakni pada 22 titik.

"Anggaran Pemkab untuk listrik perdesaan hanya 17 Miilyar," terang Direktur Bidang Usaha dan Jasa Perusda Natuna, Buhori.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved