Wow, Natuna di Landa Gempa
Tanah dan bangunan bergetar sekitar beberapa detik. Hal ini menyebabkan beberapa keretakan kaca pada rumah warga, termasuk pada kantor desa setempat.
Laporan Tribunnews Batam, Muhammad Ikhsan
TRIBUNNEWSBATAM.COM, NATUNA - Dua kali getaran gempa misterius dirasakan warga Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan dalam beberapa pekan ini.
Tanah dan bangunan bergetar sekitar beberapa detik. Hal ini menyebabkan beberapa keretakan kaca pada rumah warga, termasuk pada kantor desa setempat.
"Kaca di kantor desa sampai retak," ujar Alim, salah seorang pegawai kantor desa di Cemaga, Minggu (8/2/2015).
Camat Bunguran Selatan, Saidir mengakui jika ia sudah mendapat laporan dari warganya terkait getaran mirip gempa tersebut. Namun dikatakannya belum ada keterangan teknis terkait hal tersebut.
"Ya saya sendiri juga merasakannya. Sejak saya menjabat sebagai camat di sini baru kali ini merasakan hal itu. Bisa gempa dan bisa jadi juga itu getaran orang ngebom ikan. Cuma tidak ada nampak tanda pengeboman sejauh ini," ujar Saidir, saat dihubungi Tribun, Minggu (8/2) malam.
Saidir mengatakan getaran terakhir dirasakannya saat sedang solat. "Terakhir saya rasakan getaran gempa saat solat. Tapi terkait laporan kerusakan rumah warga, sejauh ini belum ada," kata Saidir lagi.
Namun ia juga menjelaskan, jika menurut warga setempat, ada semacam kepercayaan di luar logika yang menyebabkan hal ini terjadi yang sulit dijelaskan dengan akal sehat.
Namun diluar hal klenik, Saidir mengatakan masih mencari informasi lebih teknis terkait kejadian hal ini.
Stasiun Meteorologi Ranai sendiri menjelaskan jika wilayah Natuna bukan merupakan jalur gempa. Prakirawan Stasmet Ranai, Asrul Saparudin mengatakan masih mengumpulkan informasi dari warga setempat, dan mencoba investigasi rekaman data dari peralatan yang dimiliki Stasmet.