Geng Motor Batam Meresahkan
Di Hadapan Hakim Ketua Geng Motor Memohon Hukuman Diringankan
Sidang kepemilikan senjata tajam yang menyeret ketua geng motor Generasi Bocah Nakal (Gebonal), Takim Bala, memasuki sidang akhir di PN Batam.
Laporan Tribunnews Batam, Dewi Haryati
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Sidang kepemilikan senjata tajam yang menyeret ketua geng motor Generasi Bocah Nakal (Gebonal), Takim Bala, memasuki sidang akhir di Pengadilan Negeri (PN) Batam.
Pada persidangan agenda tuntutan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andi Akbar, menuntut remaja 18 tahun itu pidana 1 tahun 6 bulan penjara. Takim dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana membawa senjata tajam tanpa izin.
Sebagaimana diatur dalam pasal 2 ayat 1 Undang-undang Nomor 12/DRT/1951.
"Tadi tuntutannya 1,5 tahun penjara," kata JPU Andi kepada Tribun Batam, Kamis (12/2/2015) di Pengadilan Negeri Batam.
Alasan yang memberatkan, karena perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat dengan membawa senjata tajam. Sedangkan alasan yang meringankan, Takim mengakui perbuatannya, dan belum pernah dihukum.
"Tadi secara lisan dia (Takim) juga memohon keringanan hukum kepada majelis hakim," ujarnya.
Pada persidangan sebelumnya, JPU menghadirkan saksi dari anggota Gebonal. Saksi tersebut membenarkan, saat malam operasi cipta kondisi yang digelar jajaran Polsek Nongsa di kawasan Kabil, November 2014 lalu, dia melihat polisi menemukan sebilah pisau modifikasi di dalam jok motor Takim.
Takim mengaku hanya sesekali membawa pisau. Malam itu rencananya dia akan menyerahkan pisau tersebut kepada rekannya. Pisau itu digunakan untuk memotong ayam.
Keberadaan geng motor di Kota Batam memang cukup meresahkan masyarakat dan pengendara jalan. Pasalnya pemuda-pemuda tanggung yang tergabung di kelompok ini kerap melakukan aksi kejahatan di jalanan hingga tak segan melukai korbannya.
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Asep Safrudinpun menyatakan fokus dan komitmennya untuk memberantas aksi kejahatan jalanan geng motor ini di tahun 2015. Sejumlah polsek-polsek diperintahkan meningkatkan patroli untuk menekan kejahatan yang dilakukan geng motor ini.