Didiagnosa Penyakit Kanker Payudara, Apakah Harus Dioperasi?

Saran dan anjuran dokter pada penderita kanker adalah tetaplah menjalani pengobatan utama yang sudah disarankan oleh dokter spesialis.

Didiagnosa Penyakit Kanker Payudara, Apakah Harus Dioperasi?
Tribunnews Batam / Anne Maria
Deteksi Dini Kanker Payudara

Pertanyaan:

Operasi Untuk Obati Kanker

Selamat siang Tribun Batam, saya wanita berusia 45 tahun. Jika sudah didiagnosis ada kanker payudara oleh dokter apakah harus operasi? Apakah tidak jalan lain selain operasi?
Pengirim: +62813218622xx

Jawaban:

Pengobatan Tumor dan Kanker

Terima kasih atas pertanyaan Anda. Banyak penderita kanker yang berusaha mencari obat alternatif. Dalam pemikiran mereka, obat alternatif untuk kanker adalah obat antikanker selain operasi, radioterapi, dan kemoterapi. Mereka takut untuk menjalani pengobatan yang akan dilakukan dokter yang menanganinya sebab takut efek samping yang akan terjadi dan biaya yang dianggap mahal atau karena berbagai alasan lain.

Melalui uji klinik banyak jenis obat antikanker yang masing-masing obat memiliki khasiat untuk mengobati jenis kanker tertentu dan bukan untuk semua jenis kanker. Sampai saat ini pun pengobatan untuk kanker umumnya dengan terapi kombinasi atau gabungan dari beberapa jenis obat dan bukan hanya satu jenis obat saja. Namun demikian, obat ini diuji dengan serangkaian uji farmakologik dan uji praklinik.

Pada uji klinik suatu obat baru akan dinilai apakah memang benar-benar bermanfaat bagaimana cara kerja pengobatan itu. Apakah akan memberikan hasil yang lebih baik dari obat standar yang sudah ada dan sudah digunakan. Apa efek sampingnya dan keuntungannya dibandingkan dengan efek samping yang ditimbulkan. Sehingga dalam pengobatan penyakit kanker, pemilihan obat yang paling tepat akan memberikan pengobatan kepada pasiennya.

Untuk menggunakan suatu obat harus teliti dan waspada. Dokter tentunya sudah mempelajarinya terlebih dahulu secara mendalam mengenai obat tersebut, apalagi obat antikanker yang efek sampingnya begitu banyak dan begitu hebat. Obat antikanker secara internasional sudah baku dan sudah diteliti berdasarkan kaidah klinis. Mungkin bahan tumbuhan di negara kita ada yang berkhasiat antikanker namun belum ada penelitian yang mendalam.

Akhirnya jika tumor atau kanker tidak sembuh maka akan semakin membesar, menjalar, dan menyebar ke seluruh tubuh. Stadiumnya bertambah dari stadium satu atau dua atau tiga menjadi stadium empat. Penderita menjadi lebih menderita, pengobatan menjadi lebih sulit, lebih lama, biaya lebih mahal dengan hasil pengobatan yang menjadi kurang baik dibandingkan bila pengobatan diberikan pada stadium awal.

Sebenarnya yang disebut obat alternatif untuk kanker adalah dengan operasi, kemoterapi, radioterapi, terapi hormon, atau imunoterapi. Sementara yang dimaksud masyarakat awam obat alternatif adalah tumbuhan atau ramuan yang sebenarnya adalah suplemen dan bukan obat kanker. Sebab sampai saat ini belum ada penelitian obat alternatif tersebut yang sesuai dengan kaidah ilmiah yang telah diuraikan.

Saran dan anjuran dokter pada penderita kanker adalah tetaplah menjalani pengobatan utama yang sudah disarankan oleh dokter spesialis. Apabila ingin menggunakan obat alternatif tumbuhan dan lainnya hanyalah sebagai suplemen atau tambahan. Sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu pada dokter yang menangani. Jangan sebaliknya obat alternatif dijadikan obat utama sementara obat utamanya ditinggalkan sehingga kanker akan berkembang pesat.

dr. Yusuf Heriady, SpB(K)Onk
Dokter Spesialis Bedah Tumor & Kanker

Tags
Kanker
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved