4 Bus Pekerja Bantuan Pemprov Kepri Dihadang Oknum Ormas di Mukakuning

Beberapa orang yang mengaku dari anggota ormas menghadang angkutan pekerja tersebut, Rabu (18/7/2015) pagi di areal Panbil Industry, Mukakuning,Batam.

Laporan Tribunnews Batam, Zabur Anjasfianto

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM -Sejumlah pekerja terpaksa turun dari bus angkutan yang disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, setelah beberapa orang yang mengaku dari anggota ormas menghadang angkutan pekerja tersebut, Rabu (18/7/2015) pagi di areal Panbil Industry, Mukakuning, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Ada empat unit bus bantuan Pemprov Kepri yang dihadang sejumlah orang masing-masing bernomor polisi (nopol) BP 7205 DU, BP 7208 DU, BP 7198 DU, BP 7256 DU.

"Kita tidak tahu, apa alasan mereka menahan bus buruh dari Pemprov Kepri ini. Alasan yang disampaikan hanya diperintahkan MPC," ujar Darwin, kepala Operasional CV Mandiri Manunggal, selaku perusahaan yang menangani bus pekerja dari Pemrov Kepri itu.

Darwin mengatakan masalah ini langsung dilaporkan ke Polresta Barelang. Sejumlah buruh yang diangkut dengan empat unit bus Pemrov Kepri itu terpaksa turun saat hendak menuju ke tempat kerja yang ada di Mukakuning.

"Sehari sebelumnya, sekelompok pemuda itu juga sempat menghadang bus pekerja ini. Dan pagi ini kembali dilakukan penghadangan. Tadi Kapolsek Sei Beduk, AKP Donris E Pasaribu yang membubarkan sekelompok pemuda itu.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved