Kreatif, Limbah Ban Mobil Bekas Jadi Pondasi Rumah
Dengan menggunakan bahan seperti ini, saya yakin bangunan ini mampu bertahan hingga ribuan tahun
TRIBUNNEWSBATAM.COM - Seorang aktivis lingkungan asal Kolombia Alexandra Posada, membangun proyek bangunan berdinding bulat anti runtuh saat gempa di Kota Coachi, 40 kilometer (km) dari Ibukota Bogota. Bahan material yang digunakan didominasi dengan ban-ban mobil bekas.
Posada mengatakan, proyek ini bermula dari idenya mengefektifkan kegunaan barang-barang bekas yang banyak menumpuk di daerahnya. "Dengan menggunakan bahan seperti ini, saya yakin bangunan ini mampu bertahan hingga ribuan tahun," kata wanita 35 tahun tersebut dilansir dari TV5 Monde, Sabtu (28/3/2015).
Pondasi rumah yang digunakan dari ban diisi dengan tanah guna menahan besi-besi yang ditancapkan didalamnya. Ukuran ban yang dipakai juga bermacam-macam. Tergantung apakah ban itu bekas dari truk atau mobil.
Lebih lanjut Posada menyampaikan, teknik pembangunan rumah seperti ini akan memberikan keuntungan. "Rumah akan lebih fleksibel karena karet ban tersebut. Dengan begitu, rumah tidak mudah roboh ketika gempa bumi datang diwilayah rawan gempa ini," paparnya.
Hal tersebut menurutnya lebih efektif kegunaannya. Terlebih sebanyak 5,3 juta ban bekas atau sekitar 100 ribu ton ban bekas terbuang sia-sia setiap tahunnya. Bahkan, ban-ban tersebut sengaja ditumpuk di tempat pembuangan kemudian dibakar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/rumah-di-bogota-kolombia-berbahan-ban.jpg)