Bekerja Lembur Tapi Tak Ada Uang Tambah, Bagaimana Hukumnya?

kerja lembur hanya dapat dilakukan paling banyak tiga jam dalam satu hari dan empat belas jam dalam satu minggu.

Bekerja Lembur Tapi Tak Ada Uang Tambah, Bagaimana Hukumnya?
Tribunnews.com
Ilustrasi Karyawan

Pertanyaan:

Tidak Ada Uang Kerja Lembur

Selamat malam Tribun Batam, sudah satu bulan lebih kami bekerja lembur namun tidak ada uang tambah. Dalam perjanjian dituangkan jika ada lembur akan dibayarkan bersamaan gaji bulan depannya tapi kenyataannya tidak. Terima kasih.
Pengirim: +62813817341xx

Jawaban:

Pengusaha Wajib Bayar Lembur

Terima kasih atas pertanyaan yang Anda ajukan kepada kami. Perjanjian kerja menurut pasal 1 ayat 14 Undang-undang (UU) Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan mengatur perjanjian antara pekerja atau buruh dengan pengusaha atau pemberi kerja yang memuat syarat-syarat kerja, hak, dan kewajiban kedua belah pihak. Bentuk perjanjian tertulis atau lisan harus sesuai dengan UU dan kewajiban moral.

Perjanjian tertulis merupakan perjanjian yang dituangkan secara jelas di atas hitam putih. Sedangkan perjanjian secara lisan merupakan perjanjian secara singkat dengan dasar kepercayaan masing-masing pihak. Biasanya perjanjian lisan ini digunakan untuk perjanjian yang mudah pelaksanaannya atau tidak menuntut banyak persyaratan. Pengusaha juga dapat mempekerjakan pekerjanya melebihi waktu kerja.

Tetapi harus memenuhi syarat ada persetujuan dari pekerja yang bersangkutan. Bekerja melebihi waktu kerja biasa disebut waktu kerja lembur dan hanya dapat dilakukan paling banyak tiga jam dalam satu hari dan empat belas jam dalam satu minggu. Sehingga perusahaan wajib membayar upah kerja lemburnya. Untuk sektor usaha atau pekerjaan tertentu ketentuan waktu kerja lembur tidak berlaku. Demikian penjelasan.

Jumardi, SH
Kabid Pengawasaan Ketenagakerjaan Disnaker Batam

Tags
lembur
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved