Kejahatan Pecah Kaca Mobil Di Batam

Spesialis Pecah Kaca Mobil Dihajar Massa: "Saya Tobat, Sakit Semua Badan"

Abdul Rahman alias Maman (36) dan Aripai alias Pai (37), spesialis kejahatan pecah kaca mobil, dihajar warga dan harus menjalani perawatan di RSUD.

Spesialis Pecah Kaca Mobil Dihajar Massa:
tribunnews batam/zabur
Dua pelaku kejahatan pecah kaca mobil Abdul Rahman alias Maman (36) dan Aripai alias Pai (37), dihajar warga, Kamis (9/4/2015). 

Laporan Tribunnews Batam, Zabur A

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM – Abdul Rahman alias Maman (36) dan Aripai alias Pai (37), spesialis kejahatan pecah kaca mobil, dihajar warga dan harus menjalani perawatan intensif di RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Kedua penjahat tersebut dihajar massa setelah mencoba melarikan uang Rp 10 juta milik Paimin dengan cara memecahkan kaca mobil bagian depan sebelah, Kamis (9/4/2015) sekitar pukul 11.00 WIB.

Paimin (45), warga Perumahan Putri Hijau, Sagulung, Batam, mengatakan, sekitar pukul 10.00 WIB, ia bersama Sukendar (44) yang merupakan pemilik mobil Toyota Innova BP 1762 FY pergi ke Bank BCA yang berada di daerah Fanindo Batuaji, untuk mengambil uang Rp 80 juta.

Setelah mengambil uang Paimin rencananya akan menyetor uang sebesar Rp 70 juta ke Bank BNI yang juga tidak jauh dari Bank BCA. Kemudian sisanya Rp 10 juta disimpan di dalam mobil. Sedangkan, Sukendar sendiri menunggu di mobil.

"Sukendar itu keluarga saya dan yang punya mobil ini. Setelah ambil uang dari BCA rencananya mau setor ke BNI. Saya yang masuk ke kantor BNI untuk setor uang," katanya.

Sukendar sendiri mengatakan, setelah Paimin masuk ke dalam Bank BNI, ia pun keluar dari dalam mobil tersebut. Saat duduk beberapa menit di kursi yang ada di depan Bank BNI itu, dia melihat salah satu dari kedua pelaku itu mengambil uang yang ada didalam mobil.

"Saya baru saja duduk di kursi yang ada di depan Bank BNI. Tidak sampai dua menit. Pas lihat ke mobil, ada orang nunduk-nunduk kepala di pintu depan sebelah kiri," katanya.

Sukendra langsung teriak maling, ketika melihat dua orang yang tak dikenal itu masuk ke dalam mobil. Mendengar teriakan maling itu, kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor Mio J BP 5017 IJ langsung melarikan diri dan membawah uang sebesar Rp 10 juta.

"Kedua pelaku langsung kabur. Mareka kabur bawa uang itu, larinya lawan arah, ke Simpang Basecamp,"ujarnya.

Halaman
12
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved