Mimpi Batam Miliki Kebun Raya

Begitu Diperksa, Syamsir Langsung Kembalikan Uang Komisi Rp 360 Juta

Tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Kebun Raya Batam Syamsir Gultom mengembalikan uang sebesar Rp 360 juta ke negara.

Begitu Diperksa, Syamsir Langsung Kembalikan Uang Komisi Rp 360 Juta
tribunnews batam/aprizal
Tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Kebun Raya Batam Syamsir Gultom (batik hijau) mengembalikan uang sebesar Rp 360 juta ke negara. 

Laporan Tribunnews Batam, Aprizal

TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG- Tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Kebun Raya Batam Syamsir Gultom mengembalikan uang sebesar Rp 360 juta ke negara.

Dalam proyek tersebut Syamsir bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Kementrian PU yang juga Direktur PT AP.

Uang tersebut diperolehnya dari fee atau komisi PT AP yang dipinjamkan kepada PT Asfri Putra Rora,selaku kontraktor pembangunan proyek tersebut.

Dana yang masuk ke kantong pribadinya itu merupakan komisi yang besarnya dua persen dari nilai kontrak pembangunan Kebun Raya Batam yang menggunakan anggaran APBN tahun 20014 sebesar Rp 21 miliar.

Dalam kasus dugaan korupsi ini, tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri telah menetapkan dua orang tersangka yakni M Zaini Yahya selaku Project Manager PT Arah Pemalang (PT AP) dan Ir One Indirasari Hardi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Kementrian PU yang jugaDirektur PT AP, Syamsir Gultom.

Keduanya telah dimintai keterangan oleh penyidik.

Saat pemeriksaan itu, Syamsir langsung mengembalikan dana sebesar Rp 360 juta tersebut.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri, Yulianto SH kepada Tribun Batam, Jumat (24/4/2015), dalam setiap penanganan kasus korupsi yang namanya Direktur sebagai orang yang menandatangi kontrak pasti akan ditetapkan sebagai tersangka.

Namun dalam penyelidikan kasus ini, jelas Yulianto, penyidik belum menemukan dua alat bukti untuk menetapkan Direktur PT AP sebagai tersangka.

Halaman
12
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved