Rudi Chua: Pemadaman Listrik Diluar Jadwal Normal
"PLN berjanji akan memperbaiki mesin unit 2 di PLTU itu malam ini (Senin). Besok (selasa) mesin itu sudah bisa dioperasikan,
Laporan Wartawan Tribunnews Batam, Thomm Limahekin
TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG - Permasalahan listrik di Kota Tanjungpinang, kiranya belum berakhir. Meski PLN Area Tanjungpinang berjanji untuk memperbaiki semua permasalahan yang ada, akan tetapi kondisi 'Byar Pret' di kota Gurindam masih terus terjadi dengan intensitas berbeda.
Menannggapi hal tersebut, Rudy Chua, anggota DPRD Kepri dari daerah pemilihan Tanjungpinang mengatakan, selama beberapa hari terakhir, PLN memadamkan listrik di luar jadwal normal. Hal ini pun menimbulkan protes di kalangan masyarakat.
"Masyarakat protes. Mereka katakan bahwa PLN berjanji hanya memadamkan listrik sekali dalam sehari. Namun, dalam beberapa hari belakangan pemadaman listrik bahkan terjadi 2-3 kali dalam sehari," ungkap Rudy membahasakan keluhan masyarakat. Rudy pun mengaku langsung hal tersebut.
Dari informasi yang disampaikan PLN, diketahui bahwa pemadaman tersebut terjadi karena mesin unit 2 PLTU Galang Batang yang rusak sejak pekan lalu belum tuntas diperbaiki.
Kondisi ini diperparah lagi dengan kerusakan satu dari dua unit kapal pengangkut gas dari Panaran Batam ke Tokojo Kijang, sehingga pasokan gas yang dipakai untuk menggerakan 3 unit mesin di PLTMG Tokojo menjadi tidak lancar.
"Kalau PLTU Galang Batang dan PLTMG Tokojo normal, maka daya mampu listrik di PLN Tanjungpinang mencapai 53 megawatt. Tapi karena keduanya mengalami gangguan maka daya mampu listrik hanya berkisar pada 40 megawatt saja," jelas Rudy.
"PLN berjanji akan memperbaiki mesin unit 2 di PLTU itu malam ini (Senin). Besok (selasa) mesin itu sudah bisa dioperasikan,"jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/warga-tanjungpinang-tumpah-ruah-demo-pln.jpg)