Mimpi Batam Miliki Kebun Raya

Satu Lagi Tersangka Kebun Raya Batam Ditangkap Kejati Kepri

Kejati Kepri, kembali menahan tersangka lain kasus dugaan korupsi pembangunan Kebun Raya Batam, Selasa (28/4/2015) malam.

Satu Lagi Tersangka Kebun Raya Batam Ditangkap Kejati Kepri
tribunnews batam/aprizal
Yusirwan, selaku Direktur PT Asfri Putra Rora (PT APR) saat ditangkap Kejati Kepri, Selasa (28/4/2015) malam. 

Laporan Tribunnews Batam, Aprizal

TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG- Tim Sat Gasus Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri, kembali menahan tersangka lain kasus dugaan korupsi pembangunan Kebun Raya Batam, Selasa (28/4/2015) malam.

Setelah menjebloskan, M Zaini Yahya selaku Project Manager PT Arah Pemalang (AP), malam tadi Kejati menangkap Yusirwan, selaku Direktur PT Asfri Putra Rora (PT APR).

Dalam kasus ini PT AP merupakan kontraktor pembangunan Kebun Raya Batam tahap pertama. Sementara PT APR adalah pihak yang meminjam bendera PT AP dalam proyek tersebut.

"Perlu teman-teman ketahui, Yusirwan ini adalah Direktur PT APR yang meminjam bendera PT Arah Pemalang (PT AP) selaku pemenang tender. Dalam pengerjaan proyek pembangunan Kebun Raya Batam, tersangka sebagai orang yang mengatur mulai dari proses lelang hingga dimenangkan oleh PT AP. Terkait pembayaran pengerjaan proyek, tersangka juga yang menerima melalui PT AP,"ungkap Yulianto.

Dalam pembayaran pengerjaan proyek, jelas Yulianto, dana yang dibayarkan sebesar 100 persen masuk ke dalam regkening PT AP.

Setelah masuk ke Rekening PT AP, uang kembali diambil oleh tersangka.

"Tapi dalam proses peminjaman bendera PT AP, dana untuk pembangunan Kebun Raya Batam sudah terlebih dahulu dibagi-bagi. Dana yang dibagi-bagi itu disebut sebagai fee. Pihak yang mempereloh fee tersebut, salah satunya Direktur PT AP, Syamsir Gultom, dan uang fee itu sudah dikembalikan sebanyak Rp 360 juta,"beber Yulianto.

Yulianto kembali menegaskan, dalam pengungkapan kasus dugaan korupsi pembangunan Kebun Raya Batam tidak menutup kemungkinan akan bertambah tersangkanya.

Sesuai dalam kontrak, katanya, ternyata yang menandatangan kontrak, Syamsir Gultom, selaku Direktur PT AP.

Halaman
12
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved