Penemuan Mayat Diduga Pejabat Pertamina
Sebelum Tewas Edy Sempat di Kamar Baloi Garden, Ini Kesaksian CS Hotel
Edy Juanda (53), pejabat Pertamina Batam, diduga dihabisi di kamar Hotel Baloi Garden nomor 201, Batam.
Laporan Tribunnews Batam, Alvin Lamaberaf
TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Edy Juanda (53), Supervisor Receiving, Storage and Distribution Terminal BBM Pertamina Kabil, Batam, diduga dihabisi di kamar Hotel Baloi Garden nomor 201, Batam.
Diduga korban dibunuh sebelum ditemukan tewas terbujur kaku di sekitar semak belukar Kawasan Rempang Cate, Barelang, Batam, Minggu (3/5/2015) sekitar pukul 07.00 WIB.
Dugaan korban dibunuh itu bermula dari handuk yang dikenakan korban saat ditemukan di semak belukar.
Handuk tersebut ada label bertuliskan Hotel Baloi Garden.
Petugas Cleaning Service Hotel Baloi Garden, Rohim yang ditemui mengatakan, pada Minggu (3/5/2015) sekitar pukul 07.50 WIB, masuk ke kamar 201.
Di kamar itu, Rohim menemukan kamar dalam keadaan berantakan.
"Kamar gelap, lantai kotor dan sedikit berpasir. Saya nggak lihat kalau ada bekas darah di lantai. Soalnya kamar gelap. Saya kerja pakai lampu emergency," kata Rohim, Senin (4/5/2015).
Rohim mengatakan saat itu dirinya tak ada rasa curiga dan merasa ada hal yang aneh dan ganjil.
Tetapi diakuinya, ada perlengkapan kamar hotel berupa seprei, handuk, dan keset kaki yang tidak ada.
"Aku gak curiga atau rasa ada yang aneh gitu. Tapi seprai sama handuk yang biasanya dua tinggal satu. Selain itu keset kaki juga hilang," ungkap Rohim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/raja-azmah-melihat-jenazah-suaminya-edy-juanda-pertamina_20150504_103200.jpg)