TV Online Tribun Batam

NEWSVIDEO: Rekontruksi Pembunuhan WN Malaysia

"Korban tewas di kamar 1616 BCC Hotel," kata Wakasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Dasta Analis, Rabu (6/5/2015).

Laporan Reporter Tribunnews Video, Hadi Maulana

TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang menggelar rekonstruksi perkara pembunuhan warga negara Malaysia, Asman Aswan bin Azman, Rabu (6/5/2015). Dimana rekonstruksi digelar didua lokasi berbeda, masing-masing di hotel BCC dan diskotek Newton sebanyak 18 adegan.

Dari rekonstruksi itu, permasaalahan antara para pelaku dan korban berawal sekitar pukul 23.00 WIB, ketika korban dan tiga pelaku masing-masing, Goh Song Chew alias Ase, Kalizatan Meganathan alias Boy dan Masyurizan bin Masdar alias Izan serta seorang wanita bernama Siska (DPO) sedang berada di diskotek Newton atau P2.

Sementara seorang pelaku lain, Sarawanan Kapusamy alias Ane tinggal di kamar 1616 BCC Hotel tempat mereka menginap. Ketika tengah asik dugem, korban yang dalam kondisi mabuk tiba-tiba emosi dan memukul Ase di bagian wajah menggunakan sikutnya hingga terjadilah pertengkaran kecil.

Dan sekitar pukul 01.30 WIB korban dan para pelaku kembali ke kamar 1616 BCC Hotel. Karena korban masih emosi, Boy kemudian meminta Ase, Siska dan Izan untuk pergi ke kamar 1619 yang juga mereka sewa.

Ketika hanya tinggal bertiga (Boy, Ane dan korban) di kamar 1616, korban yang masih emosi, tiba-tiba mengamuk memukul televisi. Sontak Ane memegang korban dari belakang dan mendorongnya ke dinding untuk menenenangkannya.

Boy kemudian memanggil Ase dan Izan ke kamar 1616. Setelah itu, Boy dan Siska pergi meninggalkan rekan-rekannya menuju lobi hotel. Karena korban masih marah-marah dan berteriak ketika mereka masuk ke kamar, ketiga orang tersebut langsung menyerang korban. Mereka menginjak dan menendang korban hingga korban tak sadarkan diri.

"Korban tewas di kamar 1616 BCC Hotel," kata Wakasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Dasta Analis, Rabu (6/5/2015).

Dasta mengaku kejadian ini berawal saat didiskotek Newton, dan kemudian berlanjut dilokasi penginapan mereka di BCC Hotel. "Dari Rekonstruksi juga terungkap korban tewas di kamar 1616 BCC Hotel," ujarnya.

Setelah korban tewas, para pelaku mengangkat tubuh korban ke lif menggunakan troli hotel. Keempat pelaku kemudian kabur ke Hotel Golden Views Bengkong dan selanjutnya menaiki kapal menuju negara asal mereka.

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved