Kamis, 30 April 2026

STQ KEPRI 2015 DI NATUNA

Luar Biasa! Kafilah Kabupaten Karimun Tiga Kali Juara Umum STQ

Karena raihan prestasi hattrick ini, Karimun berhak memiliki trofi bergilir STQ Kepri ini untuk selamanya

Tayang:
Tribun BATAM/Ikhsan
Wagub Kepri, Soeryo Respationo bersalaman dengan Bupati Karimun, Nurdin Basirun saat penyerahaan trofi bergilir STQ. Karena Karimun jadi juara 3 kali berturut, kabupaten ini berhak memiliki trofi tersebut. 

Laporan Tribunnews Batam M. Ikhsan

TRIBUNNEWSBATAM.COM, NATUNA - Kafilah Kabupaten Karimun untuk ketiga kalinya secara berturut-turut menjadi juara umum Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) ke-VI tingkat Provinsi Kepri yang diselenggarakan di Ranai, Kabupaten Natuna, pekan lalu.

Karena raihan prestasi hattrick ini, Karimun berhak memiliki trofi bergilir STQ Kepri ini untuk selamanya. Artinya, pada gelaran STQ berikutnya, panitia harus membuat trofi yang baru.

Penyerahan trofi ini dilakukan pada acara penutupan STQ dilaksanakan di halaman utama Masjid Agung Natuna, Sabtu (16/5/2015) malam. STQ ditutup secara resmi oleh Wakil Gubernur Kepri, Soerya Respationo.

Soeryo berharap peningkatan kualitas produk-produk STQ Kepri ke depannya terus dilakukan. Sebab, prestasi Kepri saat ini tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga menjadi yang terbaik di tingkat nasiinal, bahkan internasional.
"Yang jelas, saya berterima kasih kepada Pemkab Natuna sudah menjadi tuan rumah yang baik. Alhamdulillah, pelaksanaan STQ berlancar," ujarnya, Minggu (17/5/2015).

Soerya juga mengucapkan selamat kepada Kabupaten Karimun yang tampil sebagai juara umum. Soerya berharap hal ini bukan titik akhir, namun titik awal untuk menapaki prestasi yang lebih tinggi di bidang Tilawatil Qur'an.

"Selamat kepada juara umum. STQ. Hasil ini harus dijadikan salah satu bahan implementasi ajaran Al Qur'an dalam kehidupan masyarakat. Mudah-mudahan gema Qur'ani tidak sekedar berhenti di acara ini saja, namun bisa membumi ke tengah masyarakat," ujarnya.

Bupati Karimun Nurdin Basirun menyebutkan, tidak mudah untuk menggapai prestasi. Semuanya dilakukan dengan komitmen tinggi dan kerja keras. Apalagi, mempertahankan gelar juara, perlu kesinambungan generasi.

"Banyak hal yang kami lakukan untuk meraih ini. Seperti, misalnya, pengkaderan ustadz dan ustadzah dan memperhatikan kesejahteraan mereka. Kita juga beri perhatian untuk para Qori dan Qoriah, Hafiz dan Hafizah, hingga imam masjid. Tapi, yang paling penting adalah peran serta masyarakat, karena dari merekalah lahir bibit-bibit baru," kata Nurdin.

Karimun sendiri dikatakannya pernah mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) mewisuda 6660 santri dari Taman Pendidikan Quran (TPQ) yang ada di Karimun.

Pada beberapa cabang-cabang utama STQ yang dipertandingkan, Karimun menjadi juara dengan 45 poin, disusul Batam sebagai runner up (39), Tanjungpinang (27), Natuna (19), Bintan (11), Anambas (4) dan Lingga (1).

Sekretaris Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kepri, Mahadi Rahman mengatakan, juara STQ VI Kepri ini tidak mutlak mewakili Kepri bisa tampil di tingkat nasional. "Juara STQ tidak mutlak mewakili Kepri ke tingkat nasional, namun akan di nilai kembali kemampuannya selama masa training center (TC) oleh tim penilai dari LPTQ Provinsi," ujar Mahadi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved