Breaking News
Jumat, 10 April 2026

Suami Bunuh Istri di Kota Baloi Batam

Pembunuh Pek Hoen Kerap Antukkan Kepala ke Tembok Tahanan dan Berteriak

Pelaku pembunuhan Pek Hoen alias Ahun ‎ yang tak lain suaminya sendiri, Acia alias Tommy diduga mengalami gangguan jiwa.

tribunnews batam/argianto
Pelaku pembunuhan Pek Hoen alias Ahun ‎ yang tak lain suaminya sendiri, Acia alias Tommy. 

Laporan Tribunnews Batam, Wahib Wafa

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Pelaku pembunuhan Pek Hoen alias Ahun ‎ yang tak lain suaminya sendiri, Ching Cua alias Acia alias Tommy (40) diduga mengalami gangguan jiwa.

Pasalnya, selama di dalam sel tahanan Polresta Barelang, Tommy sering berteriak dan membentur-benturkan kepalanya ke tembok.

"Dia kerap bentur-benturkan kepalanya ke tembok sel tahanan," ujar Wakasatreskrim Polresta Barelang AKP Dasta Analis kepada wartawan, Selasa (19/5/2015) di kantornya.

Akibatnya, Tommy mengalami lecet-lecet dan bengkak di bagian jidat kepalanya.

Apalagi ketika ada pihak yang menyebut dan mengingat anaknya, Tommy langsung teriak dan membenturkan kepalanya ke dinding sel tahanan.

Petugas kerap dibuat repot atas perilakunya.

"Kita juga akan lakukan tes kejiwaan. Apa benar dia mengalami gangguan jiwa atau tidak," katanya lagi

Polresta Barelang juga telah mengajukan tes psikologi ke Polda Kepri untuk Tommy.

Setelah pemeriksaan kejiwaan dirampungkan, baru diketahui apakah benar korban mengalami gangguan kejiwaan.

"Dari situ nanti tahu. Apa dia pura-pura atau tidak," ungkapnya.

Kepolisian juga menduga, perilaku Tommy tersebut hanyalah sekedar tipuan.

Tingkah lakunya itu bisa membuat proses pemeriksaan terhadapnya terkendala.‎

Jika memang pelaku tidak mengalami gangguan kejiwaan, lanjut Dasta, maka polisi akan tetap memborgol kedua tangan pelaku walaupun di dalam sel tahanan.

Karena perilaku Tommy, gelar perkara kasus tersebut terkendala lantaran sikap pelaku yang berusaha selalu berontak.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved