Kurang Koordinasi Warnai Kunjungan Kapal Yacht di Anambas
Puluhan kapal yacht yang singgah ke Kabupaten Kepulauan Anambas, diharapkan menjadi momentum untuk mempromosikan pariwisata daerah
Laporan Tribunnews Batam, Septyan Mulia Rohman
TRIBUNNEWSBATAM.COM, ANAMBAS - Puluhan kapal yacht yang singgah ke Kabupaten Kepulauan Anambas, diharapkan menjadi momentum untuk mempromosikan pariwisata daerah.
Namun demikian, peran Bea Cukai, Karantina, Imigrasi dan Syahbandar (CQIP) tidak dapat dilepaskan khususnya untuk proses perizinan (clearance,red) selama kapal tersebut berada di Anambas.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Tarempa Agus Winarto mengatakan, proses clearance sampai saat ini masih terus dilakukan, khususnya kepada awak kapal yacht yang berasal dari sejumlah Negara yang bertolak dari Malaysia.
Meski mengapresiasi kunjungan yacht ke Anambas yang tergabung dalam 'Sail Malaysia Passage to the East 2015 Yacht Rally', namun menurutnya terdapat beberapa hal yang perlu menjadi evaluasi kedepan, terlebih dalam proses perizinan.
"CQIP Anambas mendukung adanya even ini. Tapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan kedepannya seperti kurangnya koordinasi antara petugas lapangan dengan petugas CQIP. Selain itu, kemudian terkait persiapan panitia, selain itu tidak ada posko CQIP untuk memudahkan koordinasi, serta minimnya sarana dan prasarana untuk tim CQIP untuk mendukung acara ini. Namun, secara umum semua berjalan lancar," ujarnya.
Hal yang sama juga diungkapkan Habib Abdulloh, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe B Tarempa, yang dimintai tanggapannya mengenai hal ini bakal memberikan pelayanan optimal kepada wisatawan yang datang ke Anambas dengan menggunakan kapal yacht ini. Pemberitahuan kepada pihaknya pun, diakui Habib telah disampaikan terkait kunjungan kapal.
"Dari kami sebatas pelayanan saja, mengingat ini kan lintas Negara, mau tidak mau melibatkan CQIP. Dalam hal ini, pelayanan kepabeanan akan kami layani dengan baik. Karena ini kan bisa dikatakan menjadi dutanya Negara. Jadi, kami persiapkan sejak awal sehingga mereka (wisatawan,red) tidak menunggu," ujarnya (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kapal-yacht-di-perairan-anambas-2_20150521_204125.jpg)