SPDP Dugaan Korupsi Bansos Mantan Anggota DPRD Abdul Aziz Belum Diterima

ersangka mantan anggota DPRD Kepri, Abdul Aziz, penyidik belum mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).

SPDP Dugaan Korupsi Bansos Mantan Anggota DPRD Abdul Aziz Belum Diterima
tribunnews batam/alvin
Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri akhirnya berhasil menangkap tersangka tindak pidana korupsi (Tipikor) Abdul Aziz, S,sos, MM, Msi, Jumat (29/5/2015) sore di Sky View Hotel Batam Centre. 

Laporan Tribunnews Batam, Thom

TRIBUNNEWSBATAM.COM, TANJUNGPINANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri mengembalikan berkas dua tersangka kasus dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos), dan dana hibah Pemerintah Provinsi Kepri tahun 2013 senilai Rp 1,5 miliar ke penyidik Ditreskrimsus Polda Kepri.

Sedangkan untuk tersangka mantan anggota DPRD Kepri, Abdul Aziz, penyidik belum mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).

Plh Kasi Penkum Kejati Kepri, Ali Rasap Lubis SH kepada Tribun, Senin (1/6/2015), Kejati telah menunjuk jaksa untuk menangani dua berkas tersangka kasus dugaan korupsi dana Bansos dan dana hibah yang dilimpahkan oleh penyidik.

"Ada dua berkas yang dikembalikan, yakni berkas tersangka Obos Bastaman dan berkas tersangka atas nama Ilham. Setelah berkas kedua tersangka di telaah oleh jaksa yang ditunjuk, ternyata masih dianggap kurang bukti formil dan materilnya. Ada beberapa petunjuk yang perlu dilengkapi penyidik. Salah satunya audit BPKP," ujar Ali.

SPDP kedua tersangka, telah diterima jaksa pada 29 April 2015 lalu. Kemuadian berkas dikembalikan (P19) pada 28 Mei 2015.

Dalam berkas tersebut dirinci Obos Bastaman selaku penerima dana Bansos dan Ilham sebagai orang yang membuat proposal.

Dugaan korupsi dana Bansos dan dana hibah Pemprov Kepri tahun 2013 senilai Rp 1,5 miliar melibatkan mantan anggota DPRD Kepri, Abdul Aziz. Dalam hal ini, Aziz berperan sebagai orang yang mengusulkan pencairan dana tersebut.

Setelah dana dicairkan, ternyata tidak dipergunakan sesuai dengan pengajuan anggaran dalam proposal.

Dalam anggara bansos ini Drs Suhajar Diantoro, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri bertindak sebagai pejabat Pengguna Anggaran (PA) dan mantan Kepala BKKAD Provinsi Kepri selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) beserta tim verifikasi yang dibentuk.

Halaman
12
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved